Padepokan Tapak Suci Bontang Diresmikan, Harap Prestasi Meningkat

1427
RESMI: Mardi Raharjo (kopiah putih) memotong tumpeng tanda diresmikannya padepokan Tapak Suci Bina Satria Manggala, Minggu (22/1). (Muhammad Zulfikar/Bontang Post)

BONTANG – Para kader silat perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) di Bontang kini bisa berbangga. Sebab, perguruan silat ini akhirnya dapat menikmati sarana padepokan bernama gedung Bina Satria Manggala, yang baru diresmikan, Minggu (22/1).  Hadir dalam peresmian tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bontang, Mardi Raharjo, jajaran pendekar dan pelatih Tapak Suci, serta para siswa perguruan silat tersebut dan keluarga besar Muhammadiyah. Selain itu, beberapa anggota DPRD Bontang juga menghadiri peresmian tersebut, seperti Ubayya Bengawan, Setiyoko Waluyo, dan Ridwan.

Acara peresmian yang dimulai pukul 9.30 wita ini berlangsung aktraktif. Usai menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars Muhammadiyah Sang Surya, beberapa siswa didaulat memamerkan aksi-aksi silat di hadapan tamu undangan. Beberapa jurus pun diperagakan secara serempak, pun tak lupa demo tanding satu lawan satu juga ditunjukkan. Berbagai aksi memecahkan botol dan batako dengan tangan kosong pun turut diperlihatkan. Tak heran, setiap mereka melakukan atraksi baru, para tamu undangan menyambut dengan tepuk tangan meriah.

Ketua TSPM Pimda 068 Bontang, Sukrawa menyebut padepokan yang telah terbangun ini berdiri di atas tanah wakaf anggota Tapak Suci. Secara gotong royong, sumber dana pembangunan ini pun berasal dari donatur dan infak dari anggota Tapak Suci sendiri. “Alhamdulillah berkat bantuan bapak ibu donatur, pembangunan padepokan ini bisa diselesaikan,” ujar Sukrawa.

Meski demikian, padepokan yang beralamat di Jalan Kol 2 Kelurahan Gunung Elai ini masih butuh kelengkapan sarana dan prasarana, seperti peralatan latihan, kamar mandi, dan kamar kecil. “Kami juga berencana membangun ruko (rumah toko) sebagai amal usaha kami, menjual pakaian dan peralatan latihan lainnya,” tambahnya.

Sementara Ketua PDM Bontang, Mardi Raharjo mengaku bangga dengan hadirnya padepokan Tapak Suci ini. Bahkan, dirinya mengaku senang memakai kembali seragam yang didominasi warna merah tersebut.  “Saya terakhir memakai seragam ini lima tahun yang lalu. Biasanya sehari-hari pakai gamis,” cerita Mardi.

1
2
BAGIKAN
loading...