Lihai Cari Peluang, Seratus Porsi Sehari dari Usaha Delivery  

449
Priswalia Anggariana Putri (Dok. Pribadi)

 

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Priswalia Anggariana Putri (141)

Usaha pengantaran makanan atau delivery memang sedang gandrung di Kota Taman. Memanfaatkan media sosial, tiap orang kini bisa membuka berbagai usaha delivery. Tak terkecuali Priswalia Anggariana Putri, yang sudah tiga bulan menjalani bisnis delivery ayam geprek tiga bulan terakhir.

Muhammad Zulfikar Akbar, Bontang

AWAL mula Priswalia membuka usaha ayam geprek delivery ini sebenarnya dimulai dari iseng. Wawa –sapaan akrabnya- yang sedang proses mengerjakan tugas akhir di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda ini sedari awal merupakan penikmat kuliner. Berbagai masakan olahan ayam merupakan favorit dara kelahiran Bontang, 5 Mei 1994 ini. “Kebetulan memang sukanya sama (masakan) ayam,” jelas Wawa.

Saat berada di Samarinda, Wawa pun sempat menikmati sajian ayam geprek yang dijual di Kota Tepian tersebut. Sesaat kemudian, dirinya teringat jika masih jarang menu ayam geprek di sajikan di Bontang. Wawa pun kemudian membawa sampel ayam geprek dari Samarinda ke Bontang saat libur kegiatan akademik di kampusnya. “Aku tunjukkan ke bude, kebetulan beliau pintar masak juga. Kutawari untuk jualan ayam geprek delivery, biar di rumah ada kegiatan yang dikerjakan,” kata lulusan SMAN 1 Bontang ini.

Dibantu ibunya, Warih Leksi Oktariana dan bude beserta saudara sepupunya, Wawa memulai bisnis ayam geprek delivery ini pada 10 September 2016 lalu. Usahanya pun diawali dengan lima potong ayam di hari pertama. Namun di hari kedua, seketika Wawa mampu memasak hingga 40 porsi dalam sehari. “Kaget juga sih, padahal usahanya baru dibuka tapi sudah menyentuh 40 porsi,” ujar anak tunggal dari pasangan Indro Siswoko dan Warih Leksi Oktariana ini.

1
2
3
4
BAGIKAN
loading...