PKH Bontang Ketambahan 856 Keluarga

73
PROGRAM SOSIAL: Suasana penyaluran bantuan tunai untuk penerima PKH di Bontang.(IST)

 

Bantuan Bisa Hilang Bila Kewajiban Tak Dipenuhi
BONTANG – Sebanyak 856 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru kini terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di Bontang.  Penambahan ini melalui pembukaan penerima PKH baru dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang disebut satu rasi. Sehingga, bila ditambahkan dengan KPM PKH yang terdaftar sejak 2013 yaitu sebanyak 773 KPM, jumlah KPM penerima PKH di Bontang kini sebanyak 1.629 KPM.

Koordinator PKH Bontang Muhammad Nur Fuad mengungkapkan, penambahan tersebut dari data usulan PKH di tahun 2016. Dari total 1.371 keluarga yang diusulkan, setelah divalidasi jumlahnya menjadi 856 KPM.

“Banyak yang mengusulkan warga miskin untuk masuk ke dalam PKH. Tapi setelah kami validasi sesuai komponen-komponen PKH, 856 tersebut yang terpilih masuk PKH,” jelas Fuad saat ditemui Bontang Post, Rabu (18/1) kemarin.

Dia menjelaskan, tidak semua keluarga miskin bisa masuk dalam PKH yang merupakan program Kemensos RI. Keluarga miskin tersebut mesti memenuhi salah satu dari komponen-komponen PKH untuk bisa terdaftar dalam program ini. Di antaranya dalam keluarga tersebut terdapat ibu hamil, balita, anak usia sekolah dengan jenjang SD, SMP, SMA, penyandang disabilitas berat, dan lanjut usia (lansia) di atas usia 70 tahun.

“Besaran bantuan untuk masing-masing komponen tersebut berbeda satu sama lain. Misalnya untuk bantuan disabilitas berat mendapat Rp 3,1 juta, sedangkan untuk ibu hamil mendapat Rp 1,2 juta dalam setahun sampai anak ketiga. Bantuan diberikan berangsur setiap bulan selama setahun,” jelasnya.

Adapun bantuan dengan nilai yang sama yaitu bantuan tetap dengan nilai Rp 500 ribu per tahun, yang diberikan berangsur empat kali dalam setahun. Semua bantuan ini dilewatkan kantor pos, dan yang berhak menerima yaitu pihak ibu. Bila ibu dalam keluarga tersebut berhalangan hadir karena sebab-sebab yang bisa diterima, bisa diwakilkan oleh ayah atau kerabat lain dengan surat kuasa.

1
2
3
BAGIKAN
loading...