Gagal Terbang, Kalstar Ganti Rugi Rp10 Juta

189
Kalstar Didenda Rp 10 juta akibat perbuatannya yang melawan hukum. (Ilustrasi)

Hakim Sebut Perbuatannya Melawan Hukum

SAMPIT – Pengadilan Negeri Sampit akhirnya memutuskan gugatan perdata yang dilayangkan M Iman melalui kuasa hukumnya Hartono dan M Rifky terhadap PT Kalstar Aviation Cabang Sampit, Rabu (11) sore tadi.

Menurut hakim perbuatan Kalstar terbukti melawan hukum, meski hakim menolak keinginan penggugat agar Kalstar membayar ganti rugi Rp100 juta, namun hakim punya pertimbangan tersendiri. Dalam amar putusan majelis hakim yang diketuai oleh Ega Shaktiana itu menjatuhkan hukuman agar pihak Kalstar membayar kerugian inmateril yang dialami Iman sebesar Rp 10 juta.

Selain itu membayar biaya keterlambatan terbang lebih dari empat jam sebesar Rp300 ribu dan uang yang digunakan penggugat untuk membeli minuman dan snack sebesar Rp220 ribu. Hakim juga menyebut saksi-saksi yang dihadirkan oleh pihak Kalstar belum cukup untuk membuktikan bahwa apa yang mereka lakukan tersebut sudah sesuai. Sehingga menurut hakim kompensasi yang diberikan kepada penggugat saat itu tidak dibenarkan.

Terkait keinginan sita jaminan yang diinginkan oleh penggugat, hakim menolaknya.”Terdapat alasan yang cukup bagi hakim untuk menolak sita jaminan,”ujar hakim.

Atas putusan tersebut hakim memberi waktu selama tujuh hari kepada masing-masing pihak untuk menyatakan keputusannya nanti, apakah menerima atau menolak dengan putusan tersebut. Hingga akhirnya hakim menutup sidang tersebut.

Kalstar sendiri digugat lantaran membatalkan penerbangan dan kompensasi yang diberikan tidak sesuai kepada penumpang. Di mana dalam gugatan tersebut, tergugat dinilai tidak melaksanakan kewajiban hukumnya, melanggar hak subjektif penggugat sebagai calon penumpang, melanggar hukum positif, melakukan perbuatan melawan hukum, melanggar PP nomor 40 tahun 1995 tentang angkutan udara, sehingga merugikan penggugat.

Gugatan terhadap Kalstar itu sendiri bermula saat Iman yang berlamatkan di Jalan Putir Busu Blok D Sampit itu ingin berangkat ke Jakarta pada 15 November 2016 lalu pukul 13.15 WIB dengan Kalstar Aviation KD701. Sekitar pukul 12.00 WIB Iman datang ke Bandara H Asan Sampit. Hingga pukul 13.15 WIB belum juga berangkat tanpa adanya informasi yang jelas.

1
2
BAGIKAN
loading...