Hayaatan Thayyibah, Hidup yang Benar-benar Baik. 

77
Oleh: Habib AlMa’ruf Muhammad Mubaligh Muhammadiyah

 

Allah Ta’ala berfirman : Barangsiapa yang mengerjakan amal sholih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman. Maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS.An-Nahl: 97).

Penghidupan yang baik, manusia mana yang tidak memimpikannya? Ia adalah puncak cita-cita setiap insan yang hidup di dunia. Untuk tujuan itu pula manusia berjuang sepanjang umur, mencurahkan sepenuh potensi dan tak jarang harus rela menyabung nyawa.

Meski diungkapkan dengan kalimat yang sama, sesungguhnya persepsi manusia tentang makna penghidupan yang baik itu sangat beragam dan berbeda-beda.

Yang paling umum, kehidupan yang baik diartikan sebagai hidup mapan secara ekonomi, anggota keluarga yang komplit, juga tempat tinggal dan kendaraan yang nyaman serta unsur lain yang bersifat materi. Namun ada yang lebih inti, yang mesti ada untuk disebut sebagai hayaatan thayyibah atau kehidupan yang baik yakni hidup dengan rizki yang halal.

Imam Al-Qurthubi mengumpulkan pendapat para ulama tafsir tentang makna hayaatan thayyibah (kehidupan yang baik), ketika beliau menafsirkan firman Allah dalam surat An-Nahl diatas.

Pertama, kehidupan yang baik bermakna rizqun halaalun,”rizki yang halal”. Beliau mengalamatkan pendapat ini kepada Ibnu ‘Abbas, Sa’id bin Jubair, Atha’ dan juga Adh-Dhahhak. Rizki yang halal akan mendatangkan ketenangan hati. Tenang saat mencari, nyaman pula tatkala membelanjakannya. Tak ada was-was, khawatir atau perasaan bersalah. Karena dia hanya mengambil yang dihalalkan Allah, tidak pula merenggut apa yang menjadi hak orang lain.

Allah juga akan memberkahi rezeki yang didapat dengan cara halal. Sedangkan makna berkah adalah wujudnya  pengaruh baik pada sesuatu. Yang sedikit bisa menjadi banyak, yang banyak juga mendatangkan maslahat. Dan berkah yang paling utama adalah menggunakan rezeki untuk taat kepada Allah.

1
2
3
4
BAGIKAN
loading...