Pantang Malu di Kandang, Kutim Jorjoran, Ratusan Miliar untuk Venue 

156
DIKEBUT: Stadion Kudungga Sangatta, jadi salah satu venue andalan untuk gelaran Porprov 2018. Di kawasan itu pula, rencananya Pemkab Kutim akan membangun 11 venue olahraga. (Dok/Bontang Post)

 

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap menjadi tuan rumah di ajang kenduri olahraga terbesar di Benua Etam bertajuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Sebagai tuan rumah yang baik, tentunya Kutim ingin meninggalkan kesan yang mendalam kepada para kontestan.

Tak ingin malu, Pemkab Kutim pun siap menyokong pembangunan venue. Tercatat, anggaran sebesar Rp 234,5 miliar sudah disetujui oleh pemerintah. Anggaran jumbo itu untuk membangun 11 venue olahraga. Sumbernya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Tak hanya itu, tambahan dana sekitar Rp 120 miliar dari Pemprov Kaltim kian menambah optimisme tuan rumah dalam menyambut Porprov. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim pun optimistis Porprov 2018 akan berjalan lancar dan sukses.

Ketua KONI Kutim, Johansyah Ibrahim membenarkannya. Rencananya, proyek pembangunan venue tersebut akan digarap menggunakan skema multi-years contract (MYC) alias proyek tahun jamak.

“Anggaran venue itu sudah disetujui Pemkab Kutim dan Pemprov Kaltim, sekarang tinggal menunggu proses pembangunan venue saja lagi. Insya Allah, Porprov Kaltim 2018 bisa kami laksanakan,” kata Johansyah, ditemui di sekretariat KONI Kutim di Jalan Soekarno-Hatta, didampingi sekretaris KONI Ismaun, Rabu (11/1) kemarin.

Rencananya, kata dia, pembangunan seluruh venue  akan dipusatkan di Kawasan Olahraga Kudungga Sangatta. “Menginggat anggaran proyek tersebut yang mencapai miliaran, tetap pada perencanaan awal, multiyears,” tegas pria yang kini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kutim ini.

Hanya saja, sambung Ismaun, pihaknya belum mengetahui secara jelas siapa kontraktor yang ditunjuk atau yang memenangkan lelang megaproyek olahraga tersebut. Namun yang pasti, kemungkinan besar Februari atau Maret mendatang, venue olahraga tersebut sudah dapat mulai dibangun.

“Tapi yang jelas, dalam waktu satu atau dua bulan ke depan, Pemkab Kutim sudah dapat memberikan kepastian, siapa kontraktor pelaksana pembangunan venue, terus kapan venue itu akan dibangun. Cuma kalau mengacu kepada rencana yang sudah ada, Maret, venue sudah bisa dibangun,” tuturnya.

loading...