Jembatan Mahkota II, Mimpi Besar Achmad Amins

865
Dok. Bontang Post

Salah satu mimpi besar almarhum, Achmad Amins saat menjadi wali kota Samarinda adalah menyelesaikan mega proyek Jembatan Mahkota II yang membentang antara Sungai Kapih Kecamatan Sambutan dengan Kelurahan Simpang Pasir  Palaran.

Baca Juga: INNALILLAHI… BERITA DUKA!! ACHMAD AMINS MENINGGAL DUNIA

Jembatan bernilai ratusan miliar yang melintang di atas Sungai Mahakam tersebut  sudah direncanakan Pemkot Samarinda sejak 2001 alias 16 tahun lalu. Pemancangan tiang pertama dilakukan 26 Juni 2003 oleh gubernur (saat itu) Suwarna dan masa kepemimpinan Wali Kota Achmad Amins. Jembatan ditarget rampung 2005.

Baca Juga: AHMAD AMINS GAGAL GINJAL SEJAK LAHIR

Faktanya, karena berbagai kendala pendanaan, baru di era Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dua sisi jembatan benar-benar terhubung di akhir Mei 2016 lalu. Bahkan, di akhir Desember 2016 secara fisik Jembatan Mahkota II sudah rampung. Namun urung dilintasi kendaraan karena belum dilakukan tes beban.

Jadwal pelaksanaan tes beban sudah diberikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU dan PR), Basuki Hadimuljono kepada Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang di Semarang, Sabtu (7/1) lalu.

“Insya Allah tanggal 12 Januari tes bebanJembatan Mahkota II. Ini disampaikan Pak Menteri PU dan PR saat kami bertemu Semarang. Mohon doa warga Samarinda,” ucap Syaharie Jaang.

Menurut Jaang, tes beban atau loading test yang dijadwalkan 12 Januari itu akan dilakukan oleh Komisi Keamanan Jalan Terowongan Jembatan (KKJTJ) Kementerian PU dan PR. “Hasil tes beban ini menjadi rekomendasi dan bukti bahwa jembatan sudah bisa dibuka. Untuk itu mohon doanya tes bisa berlangsung lancar dan hasilnya sesuai rencana,” tandasnya.

Meski sudah rampung, namun Jembatan Mahkota II masih menyisakan beberapa pekerjaan. Bahkan pekerjaan itu masih memerlukan anggaran yang cukup besar. Yakni, pembangunan sisi pengaman pilar jembatan yang menghubungkan Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, dengan Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran itu.

loading...