Korban Penikaman Lewati Masa Kritis

179
LEWATI: Aldi, yang Sempat mendapat perawatan serius di IGD RS Amalia.Akhirnya Melewati masa kritis (Foto: Guntur/Bontang Post)

Keluarga Harapkan Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

BONTANG – Kasus penikaman yang menimpa Renaldi (22) Jumat (6/1) dini hari telah melewati masa kritis. Operasi yang telah dijalaninya akibat adanya pembuluh darah yang bocor berlangsung lancar. Keluarga korban, meminta tersangka Hendra (25) dihukum seberat-beratnya sesuai perbuatannya.

Baca Juga: PESTA MIRAS DIBUMBUI DENDAM, PEMUDA DIHUJANI BADIK, PELAKU DITEMBAK POLISI

Ayah korban, Andi Faisal mengaku, sangat sedih dan prihatin mengetahui anaknya dibantai oleh seseorang hingga kritis. Bahkan, dirinya sempat beberapa kali ke RS PKT untuk mengambil darah, karena Renaldi membutuhkan banyak darah. “Tetapi berkat bantuan semua pihak, yang telah membantu mendonor, anak saya bisa melewati masa-masa kritisnya, saya ucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendonor,” ungkapnya, Sabtu (7/1) kemarin.

Sebagai orang tua, Andi mengaku bahwa tidak ada manusia yang berlapang dada ketika melihat anaknya dibantai. Dan menurutnya, perbuatan tersangka dinilainya sangat sadis sekali. “Mungkin mereka (pelaku, Red.) berharap anak saya meninggal, tetapi Allah berkehendak lain, karena anak saya masih bisa tertolong,” ujarnya.

Pergaulan anak muda jaman sekarang dianggapnya kelewat batas. Andy mendengar bahwa pelaku dalam pengaruh alkohol sehingga dengan membabi buta menikamkan badiknya ke tubuh anak pertamanya. “Alhamdulillah, meski sempat kritis hingga harus didonorkan darah, baik darah merah maupun darah putih, saat ini kondisinya sudah sadar, tetapi belum bisa diajak bicara karena pengaruh obat,” tuturnya.

Mereka hanya berkomunikasi lewat tulisan. Kepedulian pejabat mulai dari Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase serta Waka Polres Bontang, Kompol Mawan Riswandi juga membantunya tidak berlarut-larut dalam kesedihan. “Harapan keluarga, karena ini terbilang perbuatan sadis, saya menginginkan pelaku dihukum berat sesuai perbuatannya. Saya juga akan terus memantau proses hukumnya agar masalah ini tidak membuat keluarga kecewa,” tuturnya.

1
2
BAGIKAN
loading...