Tahun Ini, Dua Pasar Baru Dibangun di Kutim

147
Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim Irawansyah

SANGATTA – Di tengah kondisi serba keterbatasan Alokasi Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutai Timur (Kutim) tahun ini, Pemkab Kutim patut sedikit menarik napas. Pasalnya tahun ini, dipastikan akan menerima kucuran dana dari APBD Kaltim maupun dari APBN. Nilainya pun cukup besar yakni sekitar Rp 500 miliar.

“Saat ini anggaran tersebut sudah masuk ke kas daerah (kasda, Red.). Namun belum diserahkan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim untuk memilah-milahnya, untuk dialokasikan ke Organiasi Perangkat Daerah (OPD) mana saja,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim Irawansyah, Jumat (6/1) lalu.

Dijelaskan, support dana tersebut bersumber darai Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim sebesar lebih dari Rp 400 miliar. Sementara dari APBN, Kutim mendapat gelontoran dana lebih kurang Rp 100 miliar.

“Untuk alokasi dana yang bersumber dari APBN ini, alokasi anggarannya sudah terplot-plot, mulai dari anggaran untuk pembangunan pelabuhan Kenyamukan Sangatta, pembangunan pasar kecamatan, drainase, kesehatan dan pertanian,” terangnya.

Khusus untuk pembangunan pasar kecamatan, sambungnya, melalui APBN 2017 Kutim mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 6 miliar. Dari anggaran itu ada dua pasar kecamatan yang tahun ini akan dikerjakan pembangunannya.

“Yang kebagian anggaran itu adalah pasar di Kecamatan Muara Wahau yang akan dilanjutkan pembangunannya, dan mendapatkan alokasi sebesar 1,6 miliar, serta pasar di Kecamatan Rantau Pulung yang mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 4,4 miliar,” ungkapnya.

Kata Irawansyah, anggaran APBN dan APBD Provinsi ini sudah include dalam batang tubuh APBD murni Kutim 2017 sebesar Rp 2,6 triliun. Dirinya berharap, seiring dengan peningkatan harga batu bara dan kemampuan Pemerintah Kutim dalam menggali potensi-potensi retribusi dan pajak daerah.

1
2
BAGIKAN
loading...