Pesta Miras Dibumbui Dendam, Pemuda Dihujani Badik, Pelaku Ditembak Polisi 

1363
AKIBAT MELAWAN: Hendra (kaos hitam) diamankan petugas dengan luka tembak di betis kiri. (Foto: Mega Asri/Bontang Post)

 

Sekelompok pemuda tengah menikmati heningnya malam, Jumat (6/1). Di depan Hotel Andika, Jalan Hayam Wuruk (eks Jalan Angkasa), Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan. Mereka bermain gitar. Juga melantunkan tembang. Celakanya, barang haram ikut menemani. Minuman keras (miras).

Baca Juga: DIDUGA KARENA DENDAM, PEMUDA INI DITIKAM TEMAN SENDIRI

Di tempat lain, seorang pemuda bernama Renaldi (22) tengah menunggangi “kuda besi” bersama temannya, Goldi. Saat melintasi sekumpulan pemuda tersebut, keduanya dipanggil Taufik, salah seorang pemuda yang ikut nongkrong sambil pesta miras. Motor pun berputar dan menuju ke sebuah tempat pencucian kendaraan.

Baca Juga: MENCOBA KABUR PENIKAMAN DI BEREBAS TENGAH DI DOR POLISI

Kedua pemuda yang baru tiba langsung bergabung. Ikut pesta jamuan malam Jumat. “Rencananya kami mau masuk ke GM (Gembira, Red.). Tapi tunggu gratis, baru masuk,” kata seorang pemuda yang karib disapa Koplak.

Sekira pukul 02.15 Wita, hal tak terduga terjadi. Salah seorang di antara mereka mengamuk. Hendra namanya. Padahal, sesaat sebelumnya dia hanya duduk di atas motor. Tiba-tiba saja, dia mencabut badik yang diselipkan di badannya. Dia berlari menerobos kerumunan tersebut dengan wajah emosi. “Kamu kah preman Jakarta yang mau jadi jagoan di sini?” teriak Hendra.

Renaldi yang berjarak dua meter darinya jadi sasaran. Tanpa ampun, ujung badik ditancapkan Hendra ke tubuh Renaldi berkali-kali. Pesta miras pun bubar. Para pemuda di sana tidak berani melerai lantaran Hendra kalap sembari membawa senjata tajam (sajam).

Usai melampiaskan amarah, Hendra langsung ambil langkah seribu. Korban pun terkapar dengan darah mengucur. Rekan korban lainnya, Muhammad Hanif segera melarikan Renaldi yang lemas ke RS Amalia. Diketahui, korban mengalami dua luka tusuk di dada dan satu di tangan.

1
2
3
BAGIKAN
loading...