Waduh!! Rumah Dijual Tanpa Seizin Pemiliknya

3019
KORBAN KETIDAKADILAN: Yayuk saat menunjukkan surat jual beli tanah dan bangunannya yang dijual oleh Nurhayati disertai kwitansinya.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

 

Pemilik Kalah di Persidangan, Minta Kejelasan Nasib

BONTANG – ‘Sudah jatuh tertimpa tangga’, itulah istilah yang dialami Yayuk Sulastri (50) yang sebelumnya warga Jalan KS Tubun Gang Koi 1 RT 29 Kelurahan Tanjung Laut Kecamatan Bontang Selatan. Pasalnya, saat ini dirinya sudah tidak tinggal dirumahnya lagi karena tanah dan bangunan miliknya telah dijual oleh temannya Nurhayati tanpa sepengetahuannya.

Mengetahui rumahnya telah dijual, Yayuk bersama 3 orang anaknya terpaksa harus menyewa rumah dengan harga Rp 1 juta per bulan. Tak sanggup dengan beban hidupnya, Yayuk pun meminta pertolongan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) yang saat ini berubah menjadi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat Bontang. “Setelah saya laporkan ke dinas sosial, saya menjadi klien Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) dan dibiayai untuk persidangan kasus tanah saya ini,” jelas Yayuk saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Bontang, Kamis (5/1) lalu.

Dengan raut wajah sedih, mengingat beban hidup yang membelitnya, Yayuk menceritakan awal mula tanahnya bisa dijual orang lain. Saat itu, kenang dia, tahun 2011, Nurhayati meminjam sertifikat tanah beserta bangunan miliknya dengan dalih untuk memajukan usaha toko matrialnya.

Nurhayati pun menjanjikan akan membiayai kuliah anak pertama Yayuk serta memperbaiki ekonomi Yayuk untuk menghidupi ke-3 anaknya. “Anak saya yatim, saya memang butuh dana kuliah untuk anak pertama saya, dan biaya sekolah 2 anak lainnya serta biaya hidup, jadi saya berikan sertifikat itu,” ujar wanita paruh baya ini.

Namun, hasil dari usaha milik Nurhayati pun, tak pernah dirasakan Yayuk dan anak-anaknya. Hingga tahun 2014 lalu, suatu hari Nurhayati meminjam kunci rumah dengan alasan untuk menyimpan barang-barang dagangannya.

1
2
3
BAGIKAN
loading...