Hari Ini, PNBP Naik 100 Persen 

113
Ilustrasi

SANGATTA – Para pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat atau lebih harus merogoh kocek lebih dalam lagi saat mengurus pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor Pilihan, STRP & TNRP (lintas batas), Penerbitan SIM golongan C1 dan C2 dan lainnya di Kantor Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kutai Timur (Kutim).

Pasalnya,  mulai hari ini (6/1) pemerintah memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di lingkup Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kenaikkannya tidak tanggung-tanggung, yakni hingga 100 persen. Peraturan pemerintah ini menggantikan peraturan pemerintah nomor 50 tahun 2010.

Dikatakan Kasatlantas Ramadhanil, adapun beberapa administrasi yang mengalami kenaikan ialah, BPKB sebelumnya yang hanya Rp 80 ribu, kini naik menjadi Rp 225 ribu, STNK sebelumnya Rp 50 ribu naik menjadi Rp 100 ribu, dan TNKB dari Rp 30 ribu naik menjadi Rp 60 ribu.

Kenaikan cukup tinggi juga terjadi untuk penerbitan surat mutasi kendaraan bermotor ke luar daerah. PP terdahulu penerbitan surat mutasi ke luar daerah hanya Rp 75.000 untuk semua jenis kendaraan, sekarang tarifnya naik menjadi Rp 150.000 untuk kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3 sedangkan kendaraan bermotor roda 4 atau lebih mencapai Rp 250.000.

Sedangkan untuk tarif mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) berdasarkan PP 60 Tahun 2016 juga naik tiga kali lipat yang sebelumnya 10 ribu kini menjadi Rp 30.000 per penerbitan. “Kita perlu tekankan, yang naik bukan pajak, tetapi PNBP,” ujar Kasat Ramadhanil. (lengkap grafis)

Disinggung masalah kenaikan, dirinya tidak mengetahui pasti. Namun setahunya, keniakan disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, karena PNBP sudah lama tidak mengalami kenaikkan, bertujuan untuk meningkatkan pendapatan negara, mengurangi penjualan dan pembelian kendaraan bermotor yang banyak menyebabkan kemacetan, dan tentunya, peningkatan tarif ini juga untuk membuat masyarakat lebih peka untuk tetap berkendara sesuai prosedur. Mulai harus ada STNK, SIM, hingga TNKB. “Penerapan aturan baru tersebut bakal berimbas kepada peningkatan pelayanan publik di sektor itu,” katanya.

1
2
BAGIKAN
loading...