Penyerang Berkostum Santa Claus Masih Buron

104
Tim medis evakuasi korban bom bandara Ataturk. (Foto: Osman Orsal/Reuters)

ISTANBUL – Kegembiraan terus membuncah di Reina, kelab malam eksklusif di tepi Selat Bosphorus, Kota Istanbul. Hingga puncak pergantian tahun, sekitar 700 orang masih berpesta. Tembakan membabi buta dari seseorang berkostum Santa Klaus yang terjadi 75 menit lewat tengah malam membuyarkan segalanya.

Sebanyak 39 nyawa melayang dalam insiden tahun baru di Turki tersebut. Saat ini polisi masih memburu pelaku.

Selain penduduk Turki, ada sejumlah warga asing yang sengaja merayakan pergantian tahun di kelab jujukan masyarakat kelas atas itu. Setelah melumpuhkan seorang petugas keamanan dan seorang pria di pintu masuk, pelaku menembaki para pengunjung.

’’Pelaku menembaki orang-orang tidak berdosa yang datang ke kelab tersebut murni untuk merayakan tahun baru dan bersenang-senang. Aksi itu sangat brutal dan biadab,’’ ungkap Gubernur Istanbul Vasip Sahin.

Setelah melepaskan tembakan membabi buta ke segala arah, pelaku melarikan diri melalui pintu lain. Saat itu pelaku disebut-sebut sudah tidak lagi memakai kostum Santa Claus.

’’Kini pelaku menjadi target utama perburuan besar-besaran aparat Turki. Dia akan segera tertangkap,’’ kata Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu.

Sebanyak 16 di antara 39 korban tewas merupakan warga asing. Termasuk warga Arab Saudi, Maroko, Lebanon, dan Libya. Sejauh ini polisi baru bisa mengidentifikasi 20 korban tewas. Sementara itu, sekitar 65 korban yang terluka dilarikan ke rumah sakit.

Stasiun televisi NTV melaporkan, sebagian pengunjung kelab yang panik saat mendengar suara tembakan langsung menceburkan diri ke air. Kemarin polisi pun menerjunkan tim khusus untuk menyisir tepian selat yang menjadi jalur perayaan internasional tersebut. Tujuannya, mengevakuasi pengunjung kelab yang tidak bisa berenang atau terjebak di dalam air.

1
2
3
BAGIKAN
loading...