Amankan Malam Pergantian Tahun, 400 Personel Disiagakan

51
Kapolres Bontang, AKBP Andy Ervyn(Dok Bontang Post)

BONTANG – Sebanyak 400 personel dari Polres Bontang disiagakan untuk mengamankan kegiatan malam pergantian tahun. Dengan harapan, pergantian tahun dari 2016 ke 2017 tetap dalam kondisi yang aman serta kondusif.

Kapolres Bontang, AKBP Andy Ervyn didampingi Wakapolres Bontang, Kompol Mawan serta Kabag Ops Kompol Ngadiman dan Kasubag Humas Iptu Suyono  mengatakan pengamanan tersebut masih dalam rangka kegiatan Operasi Lilin 2016. “Ini terbagi di 2 kegiatan, pengamanan Natal dan pengamanan malam tahun baru,” jelasnya usai menggelar apel gelar pasukan di Mapolres Bontang, Sabtu (31/12) kemarin.

Karena biasanya,  di akhir malam tahun baru beberapa gereja melaksanakan ibadah juga. Sehingga dilakukan pengamanan sekalian perayaan hiburan tahun baru. Untuk personil semua dilibatkan penuh, karena perayaan tahun baru akan ramai sekali, dan ada 2 kegiatan. “Jadi yang standby hanya 100 an saja di Polres,” ujarnya.

Terkait titik, Andy menyatakan banyak sekali, khusus untuk gereja ada 63 tetap diamankan. Meskipun yang melaksanakan ibadah sekira 25 gereja. Untuk perayaan malam tahun baru ada 2 yakni di lapangan Bessai Berinta dan Koperasi PKT.

Namun, kegiatan perayaan yang kecil-kecilan di Loktuan juga tetap harus diamankan. Jadi anggota Polres dimaksimalkan untuk turun ke lapangan. “Dengan harapan bagi yang merayakan Natal semua berjalan aman, lancar, untuk perayaan tahun baru juga, berjalan aman dan tanpa kendala, tanpa masalah, serta tanpa hal-hal yang merugikan masyarakat, pemerintah dan kita semua,” ungkapnya.

Terkait penyakit masyarakat yang meresahkan seperti para pemabuk, Kapolres menyatakan akan merazia kota ketika acara perayaan malam tahun baru selesai. Kalau memang ada, akan dilakukan pembinaan, sebab jangan sampai, dia berkeliaran di pinggir jalan atau  di lapangan dengan mengganggu masyarakat lainnya. “Kami imbau yang akan merayaan pergantian tahun tolong hadiri kegiatan yang ada dengan tertib, tidak minum minuman keras atau membawa senjata tajam sehingga merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.(mga)

1
2
BAGIKAN
loading...