Ini Tanggapan MUI Soal Hantu Kuyang di Bontang

3026
ketua MUI imam hambali(Dok Bontang Post)

BONTANG – Heboh teror hantu Kuyang di Bontang terus berlanjut. Bahkan ada pihak yang mengaku menyaksikan kemunculan Kuyang sebagaimana diposting di jejaring sosial facebook. Meski baru sebatas dugaan dan belum bisa diketahui kebenarannya, namun dipastikan arwah almarhumah Keyla yang meninggal di usia dua bulan lebih sepekan diterima masuk surga.

Baca Juga: DIDUGA HISAP BAYI HINGGA MENINGGAL, HANTU KUYANG GEGERKAN DUNIA MAYA

“Karena bayi itu masih suci, masih belum ternoda, masih bersih. Sehingga ketika meninggal pasti akan langsung diterima sisi Allah,” kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bontang Imam Hambali kepada media ini, Jumat (30/12) kemarin.

Meski belum mengetahui secara pasti kejadian tentang teror hantu kuyang di Bontang, namun menurutnya manusia yang bersekutu dengan jin untuk kepentingan pribadinya memang ada. Termasuk yang mencelakai manusia sebagaimana hantu kuyang. “Dosa kejahatan seperti itu ditanggung pelakunya sendiri,” ujarnya.

Namun saat ini Imam belum bisa berkomentar banyak. Pasalnya selain belum ada laporan, juga dirinya sekarang tidak sedang berada di Bontang. “Mesti dikaji terlebih dulu, termasuk apakah perlu dikeluarkan fatwa atau tidak,” sebut Imam.

Sementara ibunda Keyla, Syarifah (17) yang menduga putrinya Keyla menjadi korban Kuyang, menyatakan telah ikhlas dengan kepergian putri keduanya tersebut. Walaupun dia mengaku sedih setiap kali teringat Keyla. Ini tercermin dalam statusnya di akun facebook dengan nama “Ichaarief Ichaarief”.

“Ini semua sudah jalan takdir kehidupanku, sabar dan tawakal. Kembali lagi kepada Allah SWT. #Al-Fatihah,” tulisanya tertanggal Kamis (29/12).

Saat dihubungi Bontang Post, Syarifah memang enggan menceritakan kembali kisah sedih yang dialaminya. Namun begitu, warga RT 13 Bontang Baru ini mengizinkan untuk menayangkan ceritanya yang telah dibagikan di facebook. Cerita Syarifah tentang dugaan Kuyang ini awalnya ditulis dalam bentuk komentar di salah satu status temannya yang kemudian menjadi viral dan bahan pembicaraan di media sosial. Dia menduga putrinya menjadi korban siluman kuyang karena kematiannya yang tidak wajar.

loading...