Satlantas Beri Pengetahuan Berkendara Sejak Dini 

92
BEKALI PENGETAHUAN: Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bontang Iptu Albert Situmorang saat memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada pramuka MTs Al-Amin Loktuan Kamis (29/12).(POLRES BONTANG FOR BONTANG POST)

 

BONTANG – Banyaknya pelajar di bawah umur yang tertangkap tangan melanggar aturan saat berkendara di jalan raya, menjadi evaluasi tersendiri bagi jajaran Satlantas Polres Bontang. Kini Satlantas terus aktif melakukan sosialisasi kepada para pelajar-pelajar yang ada di sekolah.

Salah satunya Kamis (29/12) malam kemarin. Ratusan pelajar yang tergabung dalam pramuka Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Amin Loktuan mendapat sosialisasi tentang tertib berlalu lintas di rumah Adat Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn melalui Kanit Dikyasa Iptu Albert Situmorang yang dalam hal ini menjadi pemateri menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan sejak dini kepada para pelajar setingkat SMP agar lebih memahami bagaimana tata cara berkendara yang tertib, aman, dan selamat.

“Beberapa materi yang kami sampaikan diantaranya pengenalan rambu-rambu lalu lintas, jenis-jenis rambu, apa saja syarat berkendara di jalan raya, dan ditutup dengan sesi Tanya jawab,” ujar Albert.

Dihadapan para pelajar, Albert juga menjelaskan jika syarat untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) yakni berusia 17 tahun dan telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal ini telah diatur dalam Undang-Undang (UU) nomor 22 tahun 2009 tentang lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kami juga sosialisasikan mengenai e-Tilang kepada mereka. Jadi saat ini mekanisme pembayaran tilang sudah berbasis online dan transparan,” tuturnya

Dalam kesempatan itu juga hadir kepala sekolah, guru dan para orang tua. Untuk itu, dirinya pun turut menghimbau kepada guru dan para orang tua, untuk lebih aktif lagi melakukan pengawasan kepada anak-anak mereka dalam berkendara. Sehingga dapat menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Prinsipnya kami selalu siap jika dari pihak sekolah membutuhkan bantuan dari kepolisian, untuk melakukan sosialisasi lalu lintas ini. Selain sosialisasi, setiap pekannya pun kami juga berusaha menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah baik tingkat SMP maupun SMA,” pungkasnya. (bbg)

1
2
BAGIKAN
loading...