Tanpa Lelang, Tol Bontang-Samarinda Istimewa

1609
KERJA SAMA BERLANJUT: Kolaborasi perusahaan yang saat ini terlibat dalam pembangunan jalan tol Samarinda-Balikpapan, berlanjut ke tol Samarinda-Bontang. Proyek ini direncanakan dimulai 2018 mendatang.(paksi sandang prabowo/kp)

Proyek Fisik Dimulai 2018

BALIKPAPAN – Proyek jalan tol Bontang-Samarinda mendapat perlakuan istimewa dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang saat ini menggarap jalan bebas hambatan Balikpapan-Samarinda, diminta melanjutkan proyek hingga ke Bontang. Praktis, perusahaan patungan yang terdiri dari beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta, kembali terlibat.

Seperti PT Jasa Marga, PT Bangun Tjipta Sarana, PT PP serta PT Wijaya Karya. Setelah pembangunan jalan tol Samarinda-Balikpapan sepanjang 99 kilometer rampung 2018, kontraktor melanjutkan menggarap tol Samarinda-Bontang sepanjang 95 kilometer. Pembangunan fisik tanpa melewati proses lelang. Pekerjaan dimulai 2018. Sementara pembebasan lahan mulai dilakukan tahun depan.

Dalam keterangan persnya, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna, mengatakan, proyek ini merupakan perpanjangan dari rute tol Balikpapan-Samarinda.  Sehingga BUJT bisa menggarap pembangunan fisiknya tanpa melewati proses lelang.

Untuk memperkuat keputusan ini, akan ada surat perintah dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada BUJT ini untuk menggarap proyek tersebut. Sekaligus penyesuaian kembali atas Perjanjian Pengusaha Jalan Tol (PPJT) yang telah ada. Terkait kebutuhan dana investasi tol Samarinda-Bontang, pihaknya belum bisa memastikan angkanya. Termasuk bagaimana skema pendanaannya yang masih dibahas.

Untuk sementara, BUJT akan menyiapkan konsepnya terlebih dahulu. Dikonfirmasi terkait keputusan tersebut, Dinas PU Kaltim belum membeber perkembangan tersebut. Kepada Kaltim Post, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kaltim, Joko Setiono menuturkan, baru mendengar hal itu. Sehingga belum mengetahui secara detail rencana tersebut. “Saya baru tahu. Sebaiknya ke Pak Taufik (Kadis PU Kaltim) dulu ya. Termasuk tanpa lelang itu,” katanya, kemarin.

Sebelumnya, saat mengunjungi Balikpapan, Senin (6/12) lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, jalan tol Samarinda-Bontang akan dibangun dalam waktu dekat. “Baru dihitung ini (pembiayaannya) antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol). Kalau sudah dapat jawaban, hari ini juga saya siapkan ke Pak Gubernur (Awang Faroek Ishak). Tapi, belum ada jawabannya,” kata Jokowi.

loading...