Lifting Migas Lampaui Target

69
Ilustrasi Migas

Temukan Tujuh Ladang Baru

JAKARTA – Meski harga minyak mentah dunia saat ini rendah, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) tidak mengendurkan produksi minyak dan gas (migas). Buktinya, SKK Migas mencatat, lifting minyak bumi hingga November lalu mencapai 822 ribu barel per hari (BOPD) dan gas 6.643 juta kaki kubik per hari (mmscfd).

Artinya, minyak yang diserahkan KKKS ke titik pembagian (custody transfer point) tersebut melampaui target yang ditetapkan dalam APBN Perubahan 2016 sebesar 820 ribu BOPD minyak dan 6.438 mmscfd gas.

Kepala Bagian Humas SKK Migas Taslim Z. Yunus mengungkapkan, kenaikan kontribusi signifikan diberikan Lapangan Banyu Urip di Blok Cepu yang dikerjakan Exxon. ”Train B pada proyek Banyu Urip mulai berproduksi pada kapasitas penuh 185 ribu BOPD sejak Januari 2016,’’ katanya kemarin (23/12).

Selain Cepu, kontributor terbesar lifting minyak lainnya adalah Blok Rokan (Chevron), Mahakam (Inpex), dan Offshore Northwest Java (ONWJ-Pertamina EP). Sementara itu, lima kontributor terbesar untuk produksi gas adalah Mahakam, Berau, Pertamina EP, Corridor, dan Senoro-Toili.

Produksi migas tersebut berasal dari 67 wilayah kerja migas yang berproduksi. Sebagian besar lapangan migas di wilayah-wilayah kerja itu dikategorikan sebagai lapangan tua (mature field) dengan produksi yang terus menurun secara alamiah.

KKKS yang mengerjakan wilayah kerja migas tersebut mengerjakan tiga program utama untuk menekan laju penurunan produksi melalui pengeboran sumur pengembangan, kerja ulang (work over), dan perawatan sumur (well service).

”Dari awal tahun sampai akhir November, KKKS mengerjakan 212 pengeboran sumur pengembangan, 1.055 kegiatan work over, dan 33,925 kegiatan perawatan sumur,’’ jelasnya.

Selain pengurangan laju penurunan produksi, KKKS melakukan eksplorasi atau pengembangan sumber cadangan baru. Pada Januari–November, KKKS kontraktor melakukan 10 survei seismik, 11 survei nonseismik, 36 pengeboran sumur eksplorasi, dan 3 re-entry sumur eksplorasi.

1
2
BAGIKAN
loading...