Hari Ibu Dimata Mereka, Tak Anggap Hari Istimewa, Terharu Saat Dicium Anak

67
DEMI KELUARGA: Suryani saat memangkas dedaunan di media jalan MT Haryono, Kamis (22/12) kemarin. (LUKMAN/BONTANG POST)

Kamis (22/12) kemarin menjadi hari yang spesial bagi kaum ibu di Indonesia termasuk di Kota Taman. Karena pada hari yang diperingati hari ibu tersebut, para ibu mendapatkan ucapan dan penghargaan dari anak-anak mereka. Termasuk ibu-ibu luar biasa yang telah melampaui kodrat mereka demi membantu kehidupan keluarga berikut ini.

LUKMAN MAULANA, Bontang

Sudah sejak pukul 04.30 Wita Aryati bangun dari tempat tidurnya. Selepas menunaikan kewajiban salat Subuh, ibu dua putra ini segera bergegas melakoni aktivitasnya berangkat ke pasar Rawa Indah guna membeli sayur-mayur dan kebutuhan pokok sehari-hari yang akan dijual kembali di kios kecilnya di tepi Jalan HM Ardans.

“Setiap pagi saya naik sepeda motor ke pasar bawa keranjang. Setelah berbelanja, saya tata dagangan saya di kios saya yang saya buka sekira pukul 06.30 Wita sampai sore. Saya pulang waktu Asar, setelah itu dilanjutkan suami saya sampai menjelang Magrib,” urai Aryati kepada Bontang Post.

Keinginan kuat membantu sang suami membuat perempuan 45 tahun itu tak mengindahkan rasa lelah yang merambati tubuhnya. Slamet sang suami sebelumnya bekerja di sebuah toko mebel. Namun sudah enam tahun ini Slamet berhenti bekerja setelah upahnya bekerja dibawa lari temannya. Dengan usia tua dan kondisi kesehatan yang menurun, sang suami kini berdagang bensin eceran yang juga dipajang di kiosnya itu.

“Karena itu saya ingin membantu suami khususnya untuk bisa menyekolahkan anak-anak. Sebenarnya saya berdagang sudah sepuluh tahun, tapi baru enam tahun kemarin itu saya buka kios di sini. Itupun numpang di tanah orang,” kenangnya.

Di hari ibu kemarin, Aryati mendapat ucapan selamat dari anak bungsunya, Nur Rokhim (12). Hal ini membuatnya kaget dan baru menyadari bahwa Kamis kemarin bertepatan dengan peringatan hari Ibu.

1
2
3
BAGIKAN
loading...