oleh

Klaim Tak Ganggu Pengawasan  Ketua Panwaslu Masuk Empat Besar Seleksi Bawaslu Kaltim

SAMARINDA – Keikutsertaan Ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) Samarinda, Abdul Muin dalam seleksi calon Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim dinilai akan mengganggu pengawasan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Namun Muin membantah tudingan tersebut.

Kata Muin, keikutsertaan dirinya sebagai calon Komisioner Bawaslu Kaltim tidak akan mengganggu pengawasan tahapan Pilgub Kaltim. Pasalnya, sistem pengawasan pemilu telah diatur dalam undang-undang dan peraturan Bawaslu.

“Kita punya Panwascam (Panitia Pengawas Kecamatan, Red.) yang akan menjalankan tugas-tugas pengawasan. Di samping itu, ada juga pengawas lapangan dan pengawas PPS (Panitia Pemungutan Suara, Red.). Artinya semua personel yang ada itu punya peranan penting untuk melakukan pengawasan maksimal,” ujarnya, Sabtu (9/6) kemarin.

Namun demikian, dirinya tidak lantas melempar tanggung jawab. Sebab pengawasan pemilu tetap dibebankan padanya meski ikut dalam tahapan seleksi tersebut. Terbukti di sela-sela dirinya mengikuti seleksi, tetap menjalankan tugas pengawasan.

Salah satunya, Jumat (8/6) lalu, bersama 59 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda, pihaknya menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dinilai melanggar Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Kampanye Pilkada.

“Artinya saya ikut seleksi itu tidak mengganggu pengawasan pemilu. Tetap saja saya menjalankan tugas di Panwaslu Samarinda,” tuturnya.

Atas dasar itu, apabila nanti terpilih untuk menduduki kursi Komisioner Bawaslu Kaltim, Muin berkomitmen menegakkan aturan pemilu. Baik penegakan aturan dalam pilkada, pemilihan legislatif (pileg), maupun pemilihan presiden (pilpres).

“Kalau ingin meningkatkan kualitas pemilu, kita harus punya peranan penting untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan. Saya menghargai bisa diberikan kesempatan dalam seleksi ini,” ucap Muin.

Tahapan akhir dalam seleksi calon komisioner tersebut hanya menyisahkan wawancara di Bawaslu RI. Selain Muin, ada tiga calon lain yakni Anggota Panwaslu Balikpapan Muhammad Ramli, Komisioner KPU Samarinda Tri Wahyuni, dan Ebin Marwi yang berasal dari kalangan advokat.

Bagikan berita ini!
  • 2
    Shares

Komentar