oleh

Empat Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengenaskan Ditemukan Mengambang 5 Mil dari Pantai Teluk Lombok

BONTANG – Pencarian terhadap Abdul Rahman alias Beddu (36), warga Kampung Selambai, Kelurahan Loktuan, yang terjatuh dari bagang di perairan Selambai dengan titik koordinat PD PSS º9’41.8104” E 117º32’10.572”, membuahkan hasil di hari keempat. Korban ditemukan tim gabungan yang dikomandoi Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Bontang dalam kondisi tak bernyawa dan mengenaskan di perairan Pantai Teluk Lombok, Kutim.

Kepala BPBD Ahmad Yani melalui Koordinator Lapangan (Korlap) proses evakuasi Arisa mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 09.30 Wita. Keadaannya terapung di permukaan air, dengan posisi tertelungkup dan kondisi tubuh yang mulai terjadi proses pembusukan.

“Korban menggunakan baju oranye dan celana jin setengah lutut,” kata Arisa saat ditemui Bontang Post usai melakukan proses evakuasi korban, Sabtu (9/6) kemarin.

Tak hanya itu, beberapa bagian tubuh korban juga mulai hancur. Seperti pada bagian telinga, bibir, perut, bahkan sebagian kulit kepala mulai terkelupas.

Dikatakan Arisa, proses evakuasi sedikit mengalami kendala mengingat tim menggunakan armada besar. Lantas, ia mencoba berkoordinasi dengan tim Basarnas Kutim yang menuju lokasi dengan menggunakan perahu karet. “Kami tunggu mereka, selanjutnya bersama-sama melakukan proses evakuasi,” tuturnya.

Warga langsung menyemut begitu jasad Beddu datang. (ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Tim memulai pencarian pada pukul 07.30 Wita dari pangkalan di Bontang Kuala. Mengingat jarak tempuh lebih dekat dibandingkan berangkat dari pangkalan lainnya.

Sementara itu motoris BPBD Bontang Syamsuddin memaparkan, tim melanjutkan pencarian pada blok area yang sudah dipetakan. Berdasarkan titik terakhir di hari sebelumnya, tim menuju ke arah utara sejauh 27 kilometer.  Tepatnya 5 mil dari Pantai Teluk Lombok, Kutim. “Kami menemukan korban dengan mengikuti pertemuan arus air laut,” kata Syamsuddin.

Bagikan berita ini!
  • 91
    Shares

Komentar