oleh

Powermu, Hijrahmu

Oleh:
Erni Dwi Ariyanti
PC.IMM Kutai Timur

Banyak yang beranggapan bahwa hirah adalah memanjangkan jenggot, memakai celana di atas mata kaki, dan kemana-mana menggunakan sebuah peci. Bahkan untuk seorang wanita beranggapan hijrah adalah memanjangkan jilbabnya sampai ke mata kaki, dan menggunakan cadar, atau niqab. Benar ini adalah hijrah. Namun hijrah tingkat paling bawah.
Dalam Hadist (Al-Baihaqi)

”seseorang tidak mungkin istiqomah imannya sampai hatinya dulu istiqomah”
Apa hubugan hijrah dengan power atau gairah?

Hijrah yang sebenarnya adalah Hati yang bergairah untuk meningkatkan iman. Ketika anda telah meutuskan untuk berhijrah, berarti anda telah memiliki sebuah power yang sangat tinggi.  Tanpa disadari ketika anda baru berniat dalam hati anda untuk berhijrah maka muncul sebuah agenda-agenda yang membuat anda bekerja tanpa memikirkan lelahnya.

Dan ingat hati anda akan berusaha untuk was-was dalam melakukan hal yang negatif. Bahkan pikiran anda ikut serta untuk berfikir positif. Itu adalah hal yang spontan terjadi dalam diri anda.

Meraih syurga tidaklah gratis. Jelas adanya dalam Q.S Al-Imran: 142
“apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk surga? Padahal Allah belum mengetahui orang-orang yang berjihad diantar kalian, dan Allah belum mengetahui orang-orang yang sabar”

maksud dari kata jihad di atas adalah meninggalkan sesuatu yang mungkin anda cintai namun dibenci oleh Allah. Untuk mengambil apa yang mungkin anda tidak sukai namun Allah menyukai hal tersebut.

Kalimat di atas bukan bermaksudkan untuk sebuah terorisme. Melainkan sebuah jihad, seperti menuntut ilmu, memperdalam ilmu agama, dan bahkan menyumbangkan sebagian harta.

Yang perlu dikatehui dalam hal hijrah. Ketika anda sebelumnya berat melakukan hal seperti itu, namun ketika anda telah hijrah anda akan merasakan sebuah kenyamanan yang abadi. Power untuk hidup anda lebih bergairah. Power untuk melakukan hal yang di luar dugaan anda sebelumnya anda mampu melakukannya.

Bagikan berita ini!
  • 7
    Shares

Komentar