oleh

Pawai Malam Takbir, Peserta Dilarang Berkendara Roda Dua

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melaksanakan rapat koordinasi bersama instansi terkait guna membahas pelaksanaan Pawai Takbir Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Rabu (6/6) kemarin.

Kepala Kemenag Kabupaten Kutim, Ambotang mengatakan, dalam rapat tersebut memutuskan rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan malam Idul Fitri 1439 H yang dipusatkan di Jalan Sangatta Utara.

“Kami lakukan persiapan untuk menyambut hari raya. Rute yang terbaik diserahkan ke Dishub dan Polres. Selain itu diharapkan tidak melampaui batas peserta dalam kendaraan demi faktor keamanan,” ujarnya saat rakor di Ruang Ulin Kantor Bupati.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan beberapa persyaratan peserta dalam mengikuti perlombaan dinilai oleh juri. Dengan tema yang sesuai dari pemerintah, yakni dibidang keagamaan dan kebenaran dalam siar.

“Peserta yang akan dinilai harus taat aturan, seperti takbir yang tidak diperkenankan menggunakan kaset. Selain itu sangat dilarang menggunakan roda dua, demi menjaga kemananan berkendara,” tandasnya.

Adapun rute yang akan digunakan dalam pawai takbir keliling, yakni jalan protokol Sangatta Utara. Secara resmi peserta pawai akan dilepas oleh Bupati Kutim, Ismunandar di Masjid Agung Bukit Pelangi.

“Rute takbir dan posko penjagaan takbir keliling, dimulai dari masjid agung bukit pelangi menuju jalan Yos Sudarso II terus ke jalan Karya Etam, kemudian ke jalan Diponegoro, berlanjut ke jalan Yos Sudarso I, II III, IV, lalu berputar ke Townhall, dan berakhir di kantor bupati lama di jalan Soekarno-Hatta Sangatta Utara,” jelasnya.

Dia berharap dalam persiapan dapat dilakukan secara matang, sehingga dalam pelaksanaan dapat berjalan lancar. Selain itu peserta diharap dapat menjaga kondusifitas saat pawai takbir keliling. (*/la)

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share

Komentar