oleh

Terkait Penolakan Pembangunan Masjid AN NUR, Klaim Perluasan Sesuai Aturan 

SAMARINDA – Rencana perluasan pembangunan Masjid AN NUR di Jalan Pangeran Suriansyah, RT 10, Kelurahan Karang Mumus, Samarinda dianggap sudah sesuai aturan. Pasalnya, izin perluasan bangunan telah dikantongi pengurus masjid.

Hal itu diakui Fendi Ardiansyah. Pria yang menjabat Ketua RT 10 di daerah itu menyebut, izin perluasan masjid sudah sesuai aturan yang berlaku. Seperti izin mendirikan bangunan (IMB) yang sudah didapatkan pengurus masjid.

“Memang ada wacana masjid ini akan diperluas lagi. Dan bangunan yang ada di sisi kiri masjid rencananya akan dibuat TPA (Taman Pendidikan Alquran),” kata Fendi, Senin (4/6) kemarin.

Disebutkan, perluasan bangunan masjid dilakukan atas pertimbangan semakin banyaknya jemaah yang datang beribadah di tempat tersebut. Sedangkan kapasitas atau daya tampung masjid sangat terbatas. Sehingga bangunan yang dinilai perlu diperluas.

“Jemaah yang datang beribadah memang kebanyakan dari luar dan kebetulan singgah di sini. Makanya ramai. Kalau warga RT sini kan tidak seberapa,” ujarnya.

Atas dasar pertimbangan itulah, Fendi mengaku, dirinya mendukung perluasan masjid AN NUR. “Seharusnya memang ada perluasan masjid. Soalnya di sini juga mengadakan salat Jumat, dan jamaah kadang sampai menggelar terpal di tanah,” ungkapnya.

Apalagi di kawasan tersebut sering diadakan lomba-lomba keagamaan dalam rangka meramaikan hari-hari besar Islam. Misalnya saja seperti pada bulan suci Ramadan, di masjid itu rencananya akan diadakan lomba beduk sahur.

“Setiap tahun lomba seperti itu selalu diadakan. Dan selalu banyak diikuti warga. Bahkan wali kota sering datang untuk meramaikan acaranya,” tutupnya.

Sebelumnya, sejumlah warga yang bermukim di RT 10, Kelurahan Karang Mumus menolak rencana perluasan Masjid AN NUR. Hal itu dikarenakan pembangunan masjid akan mengambil kawasan hijau yang berada tepat di samping masjid tersebut.

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share

Komentar