oleh

Kumpul Bareng Komunitas, Ajak Sebarkan Pesan Memilih Cara KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih di Kalangan Anak Muda

Berbagai cara dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang dalam memaksimalkan jumlah partisipasi pemilih dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur pada 27 Juni mendatang. Salah satunya, dengan menggandeng komunitas anak-anak muda dan mahasiswa yang ada di Kota Taman.

BINCANG santai tersebut terlaksana pada Sabtu (2/6) lalu. Bertempat di di Kafe Roti Bakar Tenda seberang Mapolres Bontang, acara dihadiri puluhan pemuda yang terdiri dari berbagai komunitas.

Dalam kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini, Ketua KPU Suardi beserta komisioner KPU lainnya bersosialisasi terkait Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur 2018. Beberapa hal yang disosialisasikan di antaranya tahapan Pilgub 2018, upaya KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih, syarat-syarat pemilih, pandangan umum terhadap politik, serta ajakan untuk datang ke TPS pada 27 Juni mendatang.

“Selain bisa meningkatkan partisipasi pemilih, kami berharap, mereka (anak-anak muda, Red.) yang hadir acara ini bisa ikut membantu kami (KPU, Red.) dalam menyebarluaskan apa yang kami sosialisasikan kepada teman, keluarga, ataupun orang terdekat mereka,” ujarnya.

Dalam sosialisasinya, Suardi menyebut angka partisipasi pemilih di Bontang bisa kembali berpotensi rendah. Hal ini berkaca pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2015 lalu yang hanya mencapai angka 64 persen lebih. Untuk itu, perlunya dilakukan sosialisasi dan ajakan utamanya ke para generasi muda agar ikut peduli dalam memilih dan menentukan pemimpin di masa yang akan datang.

Selain sosialisasi, acara ini juga dirangkai dengan tanya jawab. Tampak beberapa penanya pun terlihat antusias. Jaya salah satunya. Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trunajaya itu menanyakan kepada Suardi tentang pengertian dari menjadi pemilih cerdas. Menjawab pertanyaan itu, Suardi menuturkan yang dimaksud dengan menjadi pemilih cerdas adalah harus mempelajari dari latar belakang, visi misi, serta pengalaman pasangan calon tersebut. Sehingga diharapkan nantinya, terpilih pemimpin yang amanah yang  dapat menyejahterakan masyarakatnya. (bbg)

Bagikan berita ini!
  • 3
    Shares
loading...

Komentar