oleh

Hadirkan Ulama Kondang Ke Kutim Cara Unik Polres Tangkal Paham Radikalisme

AKSI terorisme yang terjadi di beberapa daerah, seperti Surabaya nampaknya masih terasa hingga saat ini. Siaga satu belum dicabut. Pengamanan ekstra terus ditingkatkan. Salah satunya di Mako Polres Kutim dan Kodim 0909 Sangatta. Petugas disiagakan dengan senjata lengkap.

Tak hanya itu, hampir di setiap momen dan kesempatan, Polres Kutim memberikan sosialisasi. Baik secara langsung, maupun tulisan. Deklarasi anti terorisme juga dijalankan.

Terakhir, menghadirkan ulama Kondang Habib Umar Muthorar asal Semarang. Ulama ini sengaja didatangkan dari Pulau Jawa untuk membahas secara khusus kesesatan paham radikalisme. Seluruh masyarakat Kutim diundang. Harapannya, agar mendapatkan wejangan agama yang benar dan tak terpengaruh oleh paham yang menyesatkan tersebut.

Benar saja, antusias masyarakat tinggi. Ribuan warga menghadiri tausiyah perdana tersebut. Terlihat jelas, masyarakat fokus mendengarkan ceramah ustaz yang kerap tampil di beberapa TV swasta itu.

TOLAK RADIKALISME: Kapolres Kutim menyampaikan pesan kepada masyarakat Kutim, agar tak terjebak dengan paham radikalisme.(Dhedy Sangatta Post )

Habib mengatakan, Nabi Muhammad SAW harus dijadikan cerminan dalam bertindak. Jika ada yang mengaku pejuang Nabi tetapi malah menyusahkan bahkan membunuh orang lain, ini jelas tidak menjadikan Nabi Muhammad sebagai cermin.

A’wan PWNU Jawa Tengah ini menegaskan, mereka pelaku pengeboman sama sekali tidak meniru kanjeng Nabi. Dulu, jelasnya saat perang, Nabi tidak pernah memerangi kaum perempuan serta anak kecil juga tidak merusak tumbuhan.

“Jadi apa yang dilakukan mereka, bukan merupakan ajaran Islam. Nabi tak sekalipun memberikan contoh. Mereka memiliki pemikiran yang salah,” kata Habib.

Masyarakat diminta untuk tak terpengaruh dengan paham yang demikian. Karena hal itu akan merugikan diri sendiri dan orang banyak.
“Jika mau belajar agama, cari yang sudah dikenal. Bukan ajaran baru. Silahkan ke NU, Muhammadiyah. Mereka sudah tau semua ulama, ustaz-ustaz yang memiliki jalan yang lurus sesuai dengan rasulullah.

Bagikan berita ini!
  • 3
    Shares

Komentar