oleh

Imbauan Alat Keselamatan Diabaikan Petugas 

SANGATTA – Minimnya keselamatan alat transportasi penghubung antar Sangatta Selatan – Utara (ponton), yang hanya mengangkut kendaraan roda dua. Hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi Dinas Perhubungan Kutai Timur (Dishub Kutim).

Salah seorang pengemudi ponton yang enggan disebut namanya, mengaku telah diberi imbauan oleh pemerintah untuk memasang alat keselamatan. Namun ia merasa sedikit kesulitan saat bekerja.

“Kami memang sudah diberi arahan untuk memasang pelampung jaket dan menggunakannya saat bekerja. Selain itu, adapun yang berbentuk ban yang terpasang di kapal. Hanya saja agak sulit, jika seharian harus memakainya terus,” ungkapnya saat ditemui di area ponton, Sabtu (14/4).

Ditemui di tempat yang sama, seorang penumpang bernama Rini mengatakan ketidak amanan sudah menjadi budaya yang dialaminya lebih dari 10 tahun. Menurutnya rasa was-was sudah tidak ia rasakan.

“Awal pindah ke Sangatta memang sedikit takut. Tapi sudah lebih dari 10 tahun, hal itu menjadi kebiasaan. Tidak ada lagi ketakutan yang saya rasakan,” ungkapnya.

Menurutnya kondisi tersebut sangat minim perhatian. Pasalnya ia memperhatikan walaupun saat ini terpasang alat keselamatan, namun tidak diketahui kelayakannya.

“Saya memang melihat adanya pelampung ban dan jaket. Tapi nampaknya sudah kurang layak. Pasalnya terlihat sudah kusam,” tandasnya.

Di tempat berbeda, Kasi ASDP, Soleram mengatakan, dirinya sudah memantau dan memberikan imbauan pada pegawai kemudi untuk menggunakan alat keselamatan.

“Beberapa bulan lalu, kami sudah memberikan imbauan pada pemilik dan pekerja ponton agar mengunakan pelampung saat bekerja,” ujarnya. (*/la).