oleh

KPU Samarinda Targetkan 75 Persen

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menargetkan 75 persen partisipasi pemilih dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim. Karena itu KPU akan sasar pemilih pemula yang umumnya masih berstatus pelajar.

Komisioner KPU Samarinda, Dwi Haryono mengungkapkan, salah satu cara yang diambil penyelenggara pemilu untuk meningkatkan partisipasi pemilih yang berusia 16 tahun hingga 17 tahun yakni melakukan sosialisasi di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Tepian.

“Kami menggunakan beragam cara untuk sosialisasi di sekolah. Salah satunya kami ikut serta dalam pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Kami biasanya menyarankan metode pemilihan ketua seperti pemilihan dalam pilgub,” kata Dwi, Sabtu (10/3) lalu.

Bentuknya, KPU mengusulkan proses pemilihan Ketua OSIS dengan menyertakan tahapan-tahapan pilgub. Mulai pencalonan, penetapan pasangan calon (palson), pembagian nomor urut paslon, pencocokan dan penelitian data pemilih, hingga pemilihan Ketua OSIS disamakan dengan pilgub.

“Kami upayakan pemilihan Ketua OSIS itu sebagai miniatur pilgub. Karena hanya dengan cara praktek, pelajar bisa dengan mudah memahami maksud kami. Intinya mereka bisa menyerap dan terdorong memahami proses pilgub,” ujarnya.

Jika menggunakan cara ceramah, pelajar akan dengan mudah merasakan kejenuhan. Sebab, umumnya pelajar sudah mengikuti proses belajar yang monoton. Sehingga bila digunakan metode yang sama, maka maksud sosialisasi tidak akan terserap secara sempurana.

“Kami lakukan sosialisasi seperti ini sudah sejak 2015. Biasanya kami laksanakan setiap tahun. Umumnya pemilihan Ketua OSIS itu bulan Juni. Di situ kami datang ke sekolah-sekolah, supaya bisa menyelipkan sosialisasi pilgub,” katanya.

Dwi mengatakan, upaya peningkatan partisipasi pemilih pemula tidak hanya dilakukan KPU, tetapi juga KPU menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda.

Bagikan berita ini!