oleh

Pesawat Hawk Serang Obvitnas Bontang 

BONTANG – Pesawat Hawk 100/200 tiba-tiba muncul di langit-langit Bontang sebanyak dua kali, Selasa (6/3) siang kemarin sekira pukul 14.30 Wita. Kemunculan pesawat tempur tersebut hendak menyerang salah satu objek vital nasional (obvitnas) di Bontang, yakni kilang PT Badak.

Mengetahui adanya serangan musuh dari udara, prajurit Den Arhanud 002/ABC langsung bersiapsiaga melakukan penyerangan dari darat. Alat utama sistem pertahanan (Alutsista) beserta senjata pendukung lainnya pun digelar di Lapangan Mako Arhanud, Jalan MT Haryono, guna melakukan penyerangan berupa penembakan meriam ke arah pesawat musuh. Berkat kesigapan dan keahlian yang dimiliki para prajurit Den Arhanud, pesawat musuh pun bisa dilumpuhkan. Namun kejadian ini bukanlah kejadian nyata. Melainkan bagian dari latihan dalam satuan integrasi yang disinergikan dengan latihan kilat cakra TNI Angkatan Udara (AU).

Komandan Den Arhanud 002/ABC Mayor Arh Reindi Trisetyo Nugroho mengatakan, latihan ini pada dasarnya dilaksanakan oleh Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosek Hanudnas) II Makassar yang bekerjasama dengan Kodam VI Mulawarman. Tujuannya, untuk meningkatkan kesiapsiagaaan dan profesionalisme prajurit sehingga lebih terlatih dalam melindungi wilayah obvitnas dari gangguan musuh melalui serangan udara.

“Kegiatan ini kami koordinasikan dengan latihan TNI AU. Dimana mereka memiliki program latihan setiap tahunnya. Sehingga skenarionya kami minta pesawatnya di lewatkan di wilayah Bontang untuk latihan kami,’ ujarnya saat diwawancarai Bontang Post, kemarin.

Mayor Arh Reindi menyebut, pada dasarnya Den Arhanud juga latihan memiliki jadwal latihan tersendiri, yakni latihan Perkasa dan Tutuka. Namun latihan tersebut hanya digelar per 2 tahun sekali saja. Sehingga dirasa kurang jika harus meningkatkan kesiapsiagaan.

“Untuk itu perlunya kerjasama dengan TNI AU sehingga suasananya di setting seperti suasana aslinya. Latihan ini juga sebagai bentuk sinergitas antar satuan TNI,” sebutnya. (bbg)

Bagikan berita ini!