oleh

Selebrasi Membawa Malapetaka

BARCELONA – Bek Barcelona Gerard Pique dalam posisi yang tidak aman setelah melakukan selebrasi kontroversial usai mencetak gol penyama kedudukan di laga timnya kontra Espanyol, Minggu (4/2). Seperti diberitakan Marca, Selasa (6/2), jika Otoritas Liga Spanyol (LFP) menganggap selebrasi yang dilakukan Pique berlebihan, bek Tim Nasional (Timnas) Spanyol itu bisa terkena hukuman.

Lantas, hukuman apa yang akan diterima Pique? Bek berusia 30 tahun itu berpotensi mendapat larangan tampil di kompetisi domestik, setidaknya dalam satu hingga tiga laga. Jika Pique terkena hukuman, itu merupakan kerugian bagi Barcelona.

Hal itu karena di musim ini, tenaga Pique sangat krusial untuk menjaga area pertahanan. Jika Pique absen, posisinya akan digantikan Yerri Mina yang belum cukup beradaptasi dengan atmosfer sepakbola Spanyol.

Pada laga Espanyol vs Barcelona yang digelar di RCDE Stadium, tiap kali memegang bola, Pique selalu mendapat sorakan dari fans Los Periquitos –julukan Espanyol. Tak sekadar sorakan, Pique beberapa kali mendapatkan umpatan perihal kehidupan pribadinya.

Karena itu, momen pada menit 82 takkan dibiarkan begitu saja oleh Pique. Lewat situasi tendangan bebas, Messi melepaskan umpan ke kotak penalti lawan. Tanpa ampun, Pique mengungguli pemain belakang Espanyol untuk kemudian menyundul bola masuk ke gawang Espanyol kawalan Pau Lopez.
Setelah mencetak gol, Pique menunjukkan gesture agar fans Espanyol diam dengan menaruh jari telunjuk di bibirnya. Usai laga, Pique mengaku melakukan selebrasi itu karena kesal dengan tindakan yang dilakukan fans Espanyol.

Karena itu, sekarang tinggal ditunggu kelanjutan dari kasus di atas. Meski nantinya mendapatkan hukuman larangan tampil misal di satu pertandingan, hal itu tak terlalu berpengaruh bagi Pique. Hal itu karena Pique saat ini sedang menjalani perawatan cedera lutut. Cedera itu didapat usai Pique mendapatkan tekel dari penyerang Espanyol, Gerard Moreno. (Ram/okezone)

Bagikan berita ini!