oleh

Management Go To Community 

BONTANG – Komitmen Direksi PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terhadap program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diimplementasikan melalui agenda Management Go To Community, Rabu (25/10).

Agenda tersebut merupakan bentuk kepedulian Direksi dan Manajemen Pupuk Kaltim terhadap program CSR binaan masyarakat sekitar perusahaan (buffer zone), melihat dan menilai secara langsung tingkat keberhasilan usaha mereka.

Kegiatan Management Go To Community telah dimulai sejak Juli lalu. Pada kesempatan ketiga kali ini, Direktur Komersil Pupuk Kaltim Gatoet Gembiro N bersama jajaran manajemen perusahaan bertandang ke Inkubator Bisnis Permata Bunda. Di mana, melalui salah satu program CSR-nya, Pupuk Kaltim merangkul anak berkebutuhan khusus (ABK) atau anak luar biasa yang membutuhkan perhatian khusus dari segi pendidikan.

Inkubator Bisnis Permata Bunda memfasilitasi ABK dalam mempelajari pembuatan handicraft, menyablon, mencuci sepeda motor, memasang wallpaper, hingga berwirausaha. Kegiatan pembinaan ABK terdapat empat fase lewat Sustainable Entrepreneurship Program (P4 SEP) yaitu pelatihan, pemagangan, penempatan kerja, dan pendampingan wirausaha.

Rombongan pun bergeser ke lokasi selanjutnya, Usaha Peternakan Sapi dan Kompos, Jalan Pipa Pertamina, RT 23 Kelurahan Guntung. Gatoet Gembiro melihat langsung bagaimana limbah cair dapat bermanfaat bagi warga sekitar peternakan. Sedangkan, limbah atau kotoran sapi tidak memiliki bau yang dapat mencemari lingkungan.

Pada media ini Gatoet mengapresiasi usaha mitra binaan yang merupakan bentuk kepedulian Pupuk Kaltim kepada masyarakat Bontang. Melalui kerjasama ini, banyak potensi berkembang saat dikelola oleh masyarakat.

“Diharapkan, mitra binaan maupun elemen masyarakat yang terlibat di dalamnya dapat tumbuh mandiri atas bimbingan mitra binaan dan perusahaan. Tentunya perusahaan mendukung dalam permodalannya,” ucapnya saat diwawancara di Gedung Inkubator Bisnis Permata Bunda.

Bagikan berita ini!