oleh

Lelang Jargas Diduga Ada Kecurangan

PT Torindo Dituding Tak Transparan, Minta Setop Aktivitas Kantor

BONTANG – Lelang pekerjaan konstruksi rencana pemasangan 8 ribu sambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga Bontang disoal. PT Torindo Utama Sakti yang ditunjuk sebagai main contractor atau kontraktor utama, dituding melakukan pelanggaran saat melakukan tender kepada peserta lelang. Pasalnya penetapan pemenang lelang dinilai tidak transparan.

Direktur PT Borneo Citra Kaltim Mandiri (BCKM) Herman Mannang, yang ikut ambil bagian dalam lelang tersebut mengatakan, PT Torindo selaku perusahaan yang ditunjuk dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (EDSM), melelangkan kegiatan tersebut kepada sejumlah perusahaan lokal untuk berkompetisi.

Di antaranya PT Kaltim Citra Nusantara (KCN), PT Karya Teknikindo Utama, dan PT BCKM. “Nah kami awalnya diundang satu-satu (perusahaan, Red.) untuk melakukan presentasi di Jakarta, dan disuruh masukkan penawaran. Setelah kami lakukan penawaran, kami disuruh turunkan harga penawaran sampai turun sekali. Nah tiba-tiba tanggal 6 Juli, sudah ada pemenangnya yakni PT Kaltim Citra Nusantara,” katanya, Jumat (28/7) saat bertanda ke Kantor Bontang Post.

Dari hasil pengumuman itulah pihaknya merasa ada yang janggal. Sebab perusahaan memutuskan pemenang tanpa ada komunikasi terlebih dahulu. Terlebih PT Torindo dianggap tidak pernah membangun komunikasi dua arah. Mereka mensinyalir keputusan memenangkan PT KCN, ada upaya yang disengaja.

Musababnya, proses lelang dilakukan tak wajar, tanpa ada informasi dan syarat yang harus dilengkapi peserta. Kemudian PT Torindo tidak pernah menetapkan besaran nilai kegiatan. Terpenting, lanjut Herman tidak ada jaminan bahwa perusahaan yang dimenangkan lengkap secara administrasi dokumen kelengkapan perusahaan. Salah satu syaratnya harus mempunyai Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Dirjen Migas.

“Maka dari itu kami menolak ketetapan tersebut, dan meminta kepada panitia lelang untuk membatalkan pemenang dan mengundang secara resmi perusahaan kami untuk klarifikasi terbuka dalam keputusan pemenang tersebut,” tegasnya.

Bagikan berita ini!

Komentar