Kerja Sosial Jadi Sarana Bersyukur, Hadapi Berbagai Karakter Lansia

232
LUKMAN/BONTANG POST

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Siti Nur Hayati (143)

Usia mungkin tak lagi muda, namun semangat akan selalu muda. Itulah yang diyakini Siti Nur Hayati. Walaupun tahun ini usianya sudah menginjak kepala lima, namun perempuan kelahiran Jakarta ini tetap aktif melakukan berbagai kegiatan sosial yang menjadi tanggung jawabnya.

 

LUKMAN MAULANA, Bontang

 

Nur, begitu dia biasa dipanggil, sebenarnya sudah aktif berorganisasi sejak remaja. Namun perannya sebagai ibu rumah tangga membuatnya lebih banyak di rumah mengurus suami dan lima anaknya. Barulah dia tahun 2008, dia bergabung dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri.

“Saya lihat PNPM merupakan program yang bagus. Dikerjakan dari masyarakat, dikelola oleh masyarakat, dan peruntukkannya bagi masyarakat,” kata Nur saat ditemui Bontang Post di eks kantor wali kota lama, Jalan Awang Long.

Sejak itu dia mulai aktif mengawal program PNPM bidang infrastruktur melalui lembaga keswadayaan masyarakat (LKM) Gunung Telihan. Dia juga sempat masuk dalam Pokja Paket Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bontang untuk penanggulangan kemiskinan. Sebagai bagian dari PNPM, tugasnya adalah menggali sumber-sumber masalah di masyarakat untuk kemudian dicarikan solusi pemecahannya.

Aktif di PNPM, tahun 2010 Nur dipercaya menjadi pendamping Kelompok Usaha Bersama (Kube) yang berada di bawah Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) Bontang. Di tahun 2012, dia mengetuai Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) Bontang Barat. Sebagai ketua WKSBM, dia mulai berhadapan dengan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

“Tugas saya menjembatani PMKS dengan sumber-sumber kesejahteraan sosial. Yaitu dengan orang-orang yang peduli, lembaga sosial, pemerintah, dan lembaga amal,” jelasnya.

Dengan pengalaman pekerjaan sosial tersebut, di tahun 2014 Nur direkrut menjadi pendamping asistensi usia lanjut (aslut) di bawah Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Sampai sekarang dia masih aktif sebagai pekerja sosial di WKSBM dan juga pendamping Aslut. Adapun tujuannya menjadi pekerja sosial bersumber dari keinginannya berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

1
2
3
4
BAGIKAN

Komentar