Kasus Habib Rizieq, Penyidikan Tanpa Tersangka

97
MASIH SAKSI: Habib Rizieq saat berorasi. (IST)

JAKARTA— Dua kasus dugaan pelecehan pancasila di Polda Jawa Barat dan dugaan fitnah adanya lambang palu arit di rupiah yang menjerat Habib Rizieq telah naik statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Namun, ternyata naiknya status kedua kasus tersebut diakui Polri belum dengan menetapkan tersangka. Habib Rizieq sebagai terlapor masih menjadi saksi.

Kadivhumas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, memang keduanya telah masuk ke penyidikan, walau belum ada tersangkanya. Pasalnya, dalam sebuah penyelidikan yang paling utama itu menemukan bukti. ”Bukti bisa berupa keterangan saksi dan keterangan ahli,” jelasnya.

Bila, sudah cukup bukti itu, maka status kasus bisa dinaikkan ke penyidikan dengan juga penetapan tersangkanya. Tapi, penetapan tersangka itu sifatnya bisa dilakukan setelah gelar perkara dan bisa tidak. ”Semua pertimbangan penyidik,” ungkapnya.

Apakah tersangka ini akan sama sosoknya dengan terlapor? Boy mengutarakan bahwa semua itu bergantung fakta hukum. Bila dalam penyelidikan itu diketahui ada nama baru, tentu tersangka itu bisa berbeda dengan yang dilaporkan. ”Tapi, umumnya tersangka itu pihak yang dilaporkan,” jelasnya.

Habib Rizieq sedang menjalani pemeriksaan untuk dua kasus, Boy mengatakan bahwa penyidik dari dua kasus itu tentu harus berkoordinasi. Bila, kasusnya berbeda, tentu pemeriksaan dan sebagainya bisa dilakukan simultan. ”Tapi, kalau kasusnya sama bisa dijadikan satu,” paparnya.

Sementara Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan bahwa kalau status kasus sampai ke penyidikan, tentunya barang bukti sudah lengkap. ”Lengkap semua,” tuturnya ditemui di komplek Mabes Polri kemarin.

Status kasus yang naik ke penyidikan tanpa tersangka ini, sangat berbeda dengan kasus Ahok yang langsung penetapan tersangka. menanggapi hal tersebut, Ari memastikan bahwa semua itu hanya soal waktu. ”Kalau ahok itu sudah penyidikan dan gelar perkara kan,” paparnya.

1
2
BAGIKAN