Panitia Pilkades Dipolisikan

179
TEMPUH JALUR HUKUM: Hartono, menunjukkan bukti laporan ke polisi terkait kasus pidana di Pilkades Tepian Langsat, Rabu (18/1) kemarin. (Guntur/Bontang Post)

 

Kisruh Pesta Demokrasi di Tepian Langsat Belum Berakhir

SANGATTA – Pemerintah sudah menggelar pleno untuk menetapkan hasil pemilihan kepala desa (pilkades) di 77 desa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Senin (16/1) lalu. Penetapan tersebut dipimpin langsung Bupati Kutim Ismunandar dan wakilnya Kasmidi Bulang.

Dengan demikian, pemerintah mengabaikan sengkarut pilkades di delapan desa. Yakni, Desa Tepian Langsat dan Sepaso Selatan di Kecamatan Bengalon Tanah Abang dan Melan di Long Mesangat, Tanjung Labu di Rantau Pulung, Kaliorang di Kaliorang, Sangatta Selatan di Sangatta Selatan, serta Juq Aya di Telen.

Ditemui, Rabu (18/1) kemarin, Calon Kepala Desa (Kades) Tepian Langsat, Hartono Kadrie Salam mengungkapkan, pihaknya sudah melaporkan dugaan pidana ke Polres Kutim. Laporan yang dimaksud adalah dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh oknum panitia pilkades.

“Saya sudah melaporkan oknum panitia pilkades ke polisi. Dugaannya, manipulasi DPT (Daftar Pemilih Tetap), dan dugaan kecurangan lainnya. Kami memohon kepada aparat kepolisian untuk memproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Saya bersama teman-teman calon kades lainnya merasa dirugikan,” kata Hartono.

Dia menegaskan, selain melapor ke polisi, juga sudah menyampaikan laporan gugatan ke Pemkab Kutim. “Semua dokumen dan bukti sudah kami lampirkan. Selanjutnya, tinggal ketegasan dari pemerintah dan kepolisian untuk menindaklanjutinya. Karena, di Tepian Langsat ini ada pelanggaran serta kecurangan yang tersistematis, terstruktur, dan masif,” tegas Hartono.

Untuk itulah, kata dia, pihaknya akan terus berjuang untuk menuntut keadilan. “Tentunya dengan cara yang elegan, serta mematuhi peraturan dan produk hukum yang berlaku di negara ini,” sebutnya.

Tak hanya Hartono, calon kades lainnya, yakni Riduan, Masdari Kidang, dan Solihin juga melakukan hal sama. “Satu per satu kami melaporkan kejadian ini ke kepolisian,” bebernya.

1
2
3
4
5
BAGIKAN