Sekretaris Askot Apresiasi ‘Teguran’ Ketua Asprov

239
Andi Amri (IST)

BREAKER “Semoga dengan adanya sikap dari Asprov PSSI Kaltim ini, ketua (ketua Askot PSSI Bontang H Saleh Dandang, Red.) bisa serius menanggapinya. Ini demi persepakbolaan Bontang yang lebih baik ke depan”

Andi Amri, Sekretaris Askot PSSI Bontang

BONTANG – “Teguran” ketua Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Indonesia (Asprov PSSI) Kaltim, Yunus Nusi terhadap Asosiasi Kota (Askot) PSSI Bontang mendapat tanggapan positif dari pengurus Kota Taman.

Sekretaris Askot PSSI Bontang, Andi Amri memberi apresiasi terhadap kepedulian asprov. Menurutnya, apa yang disampaikan Yunus ada benarnya. Pada dasarnya dia pun menyetujui dan mengapresiasi.

Dia menyebut, dengan adanya “teguran” tersebut, diharapkan persepakbolaan Bontang bisa semakin baik lagi. Sebab bila permasalahan kevakuman ini dibiarkan berlarut-larut, bisa saja persepakbolaan Bontang semakin buruk.

“Semoga dengan adanya sikap dari Asprov PSSI Kaltim ini, ketua (ketua Askot PSSI Bontang H Saleh Dandang, Red.) bisa serius menanggapinya. Ini demi persepakbolaan Bontang yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Tidak berjalannya kompetisi tahun ini, kata dia, memang sangat dirasakan. Banyak pengurus klub yang menyampaikan kekecewaan terhadap PSSI. Melihat hal tersebut, di akhir tahun lalu Amri berinisiatif mengisi kevakuman dengan menggelar turnamen Dandim Cup.

Bahkan, bukan hanya dirinya, para pecinta sepak bola Bontang yang tergabung dalam Komite Pemerhati Sepak Bola Bontang (KPSB) juga menggelar turnamen dengan nama Bontang Super Leagaue (BSL).

“Kegagalan ini bukan milik ketua sendiri, melainkan semua pengurus yang terlibat di dalamnya. Semoga dengan adanya peringatan dari asprov, bisa menjadi acuan dalam melaksanakan muskot (musyawarah kota),” paparnya.

Amri mengungkapkan, situasi ini membuatnya miris. Karena selain tidak berjalannya kompetisi dan ketiadaan anggaran, sampai saat ini legalitas kepengurusan PSSI Bontang belum juga diterima.

1
2
BAGIKAN