Tiga Remaja Jadi Bandar Ekstasi, 2.599 Butir LL Berhasil Diamankan 

191
TAK BERKUTIK: Ketiga tersangka beserta dengan barang bukti obat LL. Tampak pelaku hanya bisa menyesali perbuatannya setelah dibekuk Unit Opsnal Satreskoba Polres Kutim. (Polres Kutim for Radar Kutim)

SANGATTA – Tiga remaja, Minggu (15/1) sekira pukul 22.00 Wita diamankan unit Opsnal Satreskoba, Polres Kutai Timur. Mereka kedapatan mengedarkan ribuan obat keras jenis LL di wilayah Sangatta. Ketiganta diamankan polisi di sebuah rumah di Jalan Ardan, Km 1, RT 06, Desa Sangatta Selatan.

Mereka adalah JM (18) warga Jalan Ardan, KM 1 RT 06, Desa Sangsel, IS (18) warga Kota Bontang, dan VN (19) warga Jalan Pertamina, Km 5, Desa Sangsel. Dalam operasi itu, sebanyak 2.599 butir obat LL berhasil diamankan pihak kepolisian.

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima Unit Opsnal Satreskoba, Rabu (11/1) lalu, bahwa disekitar Jalan Ardan, Km 1, RT 6, Desa Sangsel sering terjadi transaksi gelap obat keras jenis LL. Berdasarkan Informasi tersebut Unit Opsnal Satreskoba melakukan penyelidikan.

Hasilnya, Minggu (15/1) pukul 22.00 Wita, polisi berhasil melakukan penggerebekan di rumah tersangka JM. Ketika itu, JM tidak sendiri, tapi juga ditemani oleh dua tersangka lainnya yakni IS dan VN. Dari penggerakan itu, polisi mengamankan barang bukti 1.500 butir obat LL dari tanggan JM.

Barang tersebut disembunyikan JM dalam beberapa tempat, antara lain disimpan di dalam kantong plastik sebanyak 1.200 butir, di tempat minyak rambut sebanyak 144 butir, dan di plastik maiko warna biru sebanyak 156 butir.

Selain itu, polisi juga menyita uang tunai sebanyak Rp 240 ribu yang merupakan hasil penjualan LL dan satu handphone milik JM. Sementara dari tanggan tersangka IS, polisi menemukan sebanyak 296 butir obal LL dan mengamankan satu handphone, serta uang hasil penjualan LL sebesar Rp 103 ribu.

Adapun dari tanggan tersangka VN, polisi berhasil menyita obat LL sebanyak 803 butir dan uang tunia Rp 12 ribu. Guna penyelidikan lebih lanjut, ketiga tersangka kemudian digelandang ke Mapolres Kutim untuk dimintai keterangan.

1
2
BAGIKAN