2017, e-KTP Diganti Kartu Suket

128
Januar HPLA, Kadisdukcapil Kutim. (Dhedy/Radar Kutim)

SANGATTA –Hingga batas waktu yang tidak ditentukan, warga Kutai Timur (Kutim) yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), mulai tahun 2017 ini tidak lagi menggunakan e-KTP. Akan tetapi diganti menjadi Suket.Kebijakan ini diambil lantaran,  blangko KTP di Kutim mengalami kekosongan.

Sehingga, masyarakat hanya diminta untuk melakukan perekaman dan langsung mendapatkan Suket tersebut. Suket merupakan Surat Keterangan Perekaman yang menyerupai rangkaian bentuk e-KTP. Hanya saja, ukurannya jauh lebih besar lantaran menggunakan kertas A4.

Dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutim, Januar Herlian Putra Lembang Alam, Suket merupakan pengganti sementara e-KTP. Meskipun hanya mengganti, kegunaan Suket ini tidak berbeda dengan e-KTP saat ini.

Sebab, Suket juga memiliki legalitas dan diakui keberadaannya. Buktinya, Suket bisa digunakan untuk keperluan apapun. “Mau bikin SIM, nikah, keperluan di Bank, perjalanan jauh, dan semuanya bisa menggunakan Suket. Karena fungsinya sama dengan e-KTP,” kata Januar.

Saat ini,dari data sementara di Disdukcapil, sudah ada 17.800 warga yang mengantongi Suket. Suket ini akan terus dibawa warga sebagaimana halnya e-KTP. Tidak diketahui pasti kapan Suket tersebut diberlakukan. Namun menurut informasi, paling cepat pada bulan Februari  dan paling lambat awal  Maret 2017.

“Karena pada saat itu, belangko untuk mencetak e-KTP sudah ada. Kalau sudah ada belangko, maka Suket akan kita tarik dan dihantikan dengan e-KTP.Mudahan saja, belangko tersebut cepat ada,” harapnya.

Disinggung masalah belangko kosong, Januar, menjelaskan jika saat ini masih dalam tahap pelelangan di pusat. Sedangkan sisa belangko lama, sudah habis terpakai. Karena belum diketahui pasti  batas waktu percetakan belangko dan hingga sampai kedaerah, maka timbul kebijakan pengganti e-KTP berupa Suket. “Jadi perlu kita jelaskan kenapa menggunaka Suket, karena belum ada belangko. Sebab, saat ini masih dalam tahap pelelangan,” jelasnya.(dy)

1
2
BAGIKAN