Kata Kadin DKI, Program Tiga Cagub DKI Bagus, tapi…

84
Tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta mengikuti debat di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1). Foto: HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang mencatat, tiga pasangan calon Gubernur DKI memaparkan tiga pendekatan yang berbeda dalam konteks pembangunan sosial ekonomi di Jakarta.

Catatan hadir berdasarkan penampilan ketiga paslon pada debat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta di Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (13/1) kemarin.

“‎Paslon Agus Harimurti-Sylviana Murni menyoroti masalah ketimpangan, daya beli dan tenaga kerja. Untuk meningkatkan daya beli, mereka bakal memberikan bantuan langsung tunai dan dana Rp 1 miliar setiap RW,” ujar Sarman di Jakarta, Minggu (15/1).

Sementara paslon Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, kata Sarman, ‎lebih cenderung menyampaikan keberhasilan yang selama ini telah dilaksanakan.

Antara lain reformasi birokrasi yang melayani, transparan dan profesional dan program bantuan pendidikan serta kesehatan pada warga yang tidak mampu.

Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, pendekatan lebih ke arah pendidikan yang berkualitas dan tuntas, penyediaan lapangan kerja dan menumbuhkan wira usaha baru melalui program OKE-OCE dan pembinaan UKM.

“Kami perlu sampaikan, program-program tersebut baik. Tapi perlu diingat, semuanya baru akan terjawab apabila ekonomi Jakarta tumbuh dengan baik,” ucap Sarman.

Untuk itu pelaku usaha berharap, ‎pada debat berikutnya pertanyaan dan jawaban sudah menyentuh hal-hal hal teknis.

BAGIKAN