Agar Data Program dan Pembangunan Seragam , Bappeda Wajib Punya Buku Saku 

65
Bupati Kutai Timur Ismunandar .(Dok radar Kutim)

 

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar, meminta kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Timur (Kutim), untuk membuat buku saku tentang data-data pembangunan Kutim kedepan. Tidak hanya data program Bappeda, akan tetapi semua data pembangunan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kutim. Semuanya, wajib berada di Bappeda.

Seperti halnya, data pembangunan jalan, capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), data keberhasilan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), data pertumbuhan ekonomi dan data destinasi wisata  dan lainnya.

“Untuk itu, perlu Bappeda membuatkan lagi buku saku. Buku saku ini berisi data-data pembangunan Kutim. Jadi kedepan tidak ada lagi beda data. Tapi datanya seragam,” ujar  Bupati Ismunandar dalam rapat kerja di ruang Arau, Kantor Bupati, Rabu (11/1) kemarin.

Tujuan buku saku dibentuk, untuk mengindari data yang berbeda untuk setiap OPD dan tentunya, bertujuan agar data tentang pemerintah Kutim satu pintu. Dengan dikelola langsung oleh Bappeda, data yang dikonsumsi oleh masyarakat tidak simpang siur. Akan tetapi lebih nyata dan sesuai dengan fakta.

“Karena kadang ketika ditanya data luasan izin perkebunan, data Dinas Perkebunan, beda  angka dengan data yang dimiliki Bagian Pembangunan Setkab. Angka data perkebunan yang dimiliki Dinas Perkebunan beda dengan data yang dimiliki Bagian Hukum Setkab. Inilah yang harus dibenahi, agar data pembangunan keluarnya satu pintu. Yakni lewat Bappeda. Inilah perlunya buku saku untuk dijadikan rujukan pegangan masing-masing pimpinan OPD,” katanya.

Tidak hanya menuntut dibuatkannya buku saku, akan tetapi lebih dari itu. Yakni buku saku yang dibuat nantinya wajib dipenuhi oleh data yang nyata dan terinci. Karenanya, diperlukan keseriusan untuk mengelola buku saku tersebut.

1
2
BAGIKAN