Dipinang Pemerintah, TNI Siap Eksekusi

84
Setyo Wibowo(Dhedy/Radar Kutim)

 

 

WACANA pemerintah untuk menggandeng TNI AD mendapatkan tanggapan positif dari Komandan Distrik Militer (Dandim) 0909 Sangatta, Letkol (Infanteri) Setyo Wibowo. Wibowo, mengaku siap jika memang Pemerintah Kabupaten Kutim meminta TNI yang tergabung dalam Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) membantu pembukaan jalur akses menuju Pelabuhan Kenyamukan Sangatta. “Jika memang pemerintah membutuhkan, kami siap membantu,” ujar Letkol Wibowo.

Karena memang, TNI pada prinsipnya selalu siap membantu dalam usaha-usaha pembangunan dan mensejahterakan masyarakat. Terlebih, pemerintah langsung meminta bantuan tersebut. Tingginya jiwa rasa membantu,  lantaran semangat tersebut telah tertuang dalam Undang-undang.

Yang isinya bahwa TNI wajib membantu pemerintah, termasuk pemerintah daerah dalam upaya pembangunan dan kesejahteraan rakyat dan negara. “Tentunya hal tersebut harus melalui prosedur-prosedur yang benar dan tetap dilaporkan secara berjenjang ke pimpinan di Korem 091 Aji Surya Nata Kesuma dan Kodam VI Mulawarman. Tetapi intinya kami sangat siap,” katanya.

Jika sudah sesuai dengan prosedur yang ada, maka tidak ada alasan bagi TNI untuk menolak kerjasama tersebut. Terlebih tujuannya juga jelas, jika  dengan pembukaan jalur akses ke Pelabuhan tersebut akan membantu operasional pelabuhan Kenyamukan yang harus beroperasi mulai bulan Mei mendatang.

“Kan pelabuhan tersebut sebagai pelabuhan jalur tol laut  nantinya.  Tentu berdampak pada peningkatan perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat Kutim. Jadi jelas kami sangat mendukung hal itu. Itu juga merupakan kebaikan bagi kami bersama,” katanya.

Mengenai hubungan kerjasama tersebut, dirinya mengaku hingga saat ini baru dilakukan pembicaraan awal dengan pihak pemerintah Kutim dan belum masuk pembicaraan secara detail tentang teknis pelaksanaannya dan jumlah personil yang akan diterjunkan. “Tetapi yang jelas, hal itu nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan dalam pekerjaan,” katanya seraya menambahkan, TNI yang bergerak dalam pembangunan jalur pelabuhan, bukanlah program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) akan tetapi melalui bentuk Karya Bhakti. (dy)