Sudah Lapangan Rusak, Rumput Berhamburan, Tanah pun Berlubang. Save Langlang!

451
HARUS DISELAMATKAN: Rusaknya kondisi lapangan di Stadion Bessai Berinta juga membahayakan keselamatan pemain yang bertanding. Tampak, salah satu laga Bontang Super League (BSL) 2016 antara Bontang Post FC (putih) melawan PKT FC yang dipertandingkan di lapangan yang rusak. (Fahmi Fajri/Bontang Post)

BONTANG – Kondisi lapangan sepak bola di Stadion Bessai Berinta (Langlang) mengenaskan. Usai kegiatan Tahun Baru 2017, lapangan rusak. Rumput berhamburan. Tanah berlubang. Alhasil, banyak pemerhati sepak bola yang kecewa. Pasalnya, lapangan tidak digunakan untuk peruntukkannya.

Jonathan Mcsardella misalnya, Manajer PS Pama ini tidak setuju bila lapangan dicampur dengan kegiatan lain di luar sepak bola. Sejatinya bila digunakan di luar kegiatan sepak bola, tentu akan merusak lapangan tersebut. Kemudian bila rusak, Pemkot Bontang akan mengeluarkan biaya khusus lagi dalam perbaikan lapangan.

“Harapan kami, kalau bisa lapangan Langlang (Stadion Bessai Berinta) itu 100 persen digunakan untuk kegiatan sepak bola saja,” tuturnya, Minggu (9/1) Kemarin.

Senada dikatakan Bahctiar, pemilik Sekolah Sepak Bola (SSB) Rawa Indah itu menuturkan, bila ada kegiatan partai, HUT Bontang atau kegiatan apapun yang menggunakan lapangan, disarankan dapat mengalihkan ke tempat lain. Pasalnya, bila kegiatan tersebut digelar di Stadion Bessai Berinta, tentu akan merusak lapangan.

Dia mencontohkan, kondisi lapangan saat ini. Melihat itu merupakan satu-satunya lapangan yang dapat digunakan dalam pembinaan usai muda, tentunya akan berdampak besar terhadap masa depan sepak bola Bontang. Pasalnya, aliran bola tidak akan berjalan maksimal.

“Bila ada kegiatan, baiknya jangan menggunakan lapangan ini (Satdion Bessai Berinta, Red.). Bisa menggunakan lapangan Tanjung Laut atau di belakang Gedung Aini Rasyifa,” jelasnya.

Para pelatih pun ikut angkat bicara. Bagus Prabowo, staf pelatih Akademi Sepak Bola (ASB) Pelangi Mandau sekaligus pelatih YKPP FC ini memaparkan, setiap kegiatan yang menggunakan panggung besar untuk acara di dalam lapangan, pasti akan merusak rumput. Belum lagi kendaraan yang mengangkut panggung.

Harapannya Pemkot Bontang atau dinas terkait yang membidangi hal tersebut, bisa berusaha mencari lahan tersendiri tanpa mengganggu sarana olahraga umum yang ada.

1
2
BAGIKAN