Golongan Belum Cukup, Terpaksa Diisi Plt

102
BELUM PENUHI KRITERIA: Ratusan pegawai di Pemkab Kutim dilantik Jumat (6/1) lalu. (Dhedy/Radar Kutim)

Wacanakan Buka Lelang Jabatan

SANGATTA – Kepala Dinas Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (DKPP) Zainuddin Aspan mengaku ada beberapa alasan tim baperjakat melantik beberapa Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan jabatan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Diantaranya, karena dari segi golongan, pejabat yang dilantik tersebut belum memenuhi. Kemudian, pemerintah juga mewacanakan akan membuka lelang jabatan.

“Karena banyaknya peserta, sehingga pemerintah akan melakukan penyesuaian lagi,” kata Zainuddin.

Meski dijabat Plt, kata dia, tidak akan mempengaruhi tugas dan kinerja SKPD. Sebab, tugas dan fungsi pengawasan sebuah SKPD tetap berada dijabatan Sekretaris. Sementara pimpinan SKPD hanya dalam mengambil sebuah kebijakan saja.

“Kalau di semua bidang berfungsi, saya rasa tidak masalah,” ucapnya.

Zainuddin juga menyebutkan, mutasi jabatan adalah hal yang biasa dalam roda organisasi di pemerintahan. Sebab yang terpenting adalah setiap kepala SKPD bisa menjabarkan tugas yang dijalankannya masing-masing. Sehigga, semua program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

“Kalau pemerintah berharap itu terus yang jadi pimpinan, tentu dia akan jenuh. Selain itu, dalam pengembangan roda pemerintahan juga perlu perubahan. Sehingga diharapkan pejabat yang baru bisa memberikan perubahan baru bagi SKPD itu,” jelas Zainuddin.

Dia juga menambahkan, langkah assesment pejabat pun dilakukan pemerintah sebagai upaya menyeleksi pejabat yang akan mengisi posisi SKPD baru. Sebab, jika tidak dilakukan seleksi, tentu kedepan akan menimbulkan masalah lain.

“Dari assessment itu bisa lihat kompetensinya, kinerjanya, kemampuan dia dalam managerial organisasi. Makanya kita ulur dulu, sambil melihat hasil kajian. Insyaa Allah nanti beberapa bulan lagi akan melakukan pelantikan lagi. Jadi pemerintah akan bekerja keras lagi,” tutupnya. (aj)

BAGIKAN