Sepanjang Tahun 2016, Kantor Pos Kumpulkan Pendapatan Rp 2,4 M

517
TETAP DIPERCAYA: Suasana pelayanan di Kantor Pos Bontang Jalan MT Haryono, Kamis (5/1) kemarin.(LUKMAN/BONTANG POST)

 

BONTANG – Kantor Pos cabang Bontang membukukan pendapatan kotor sebesar Rp 2.467.374.745,- di sepanjang 2016. Pendapatan yang merupakan total bea pengiriman paket oleh masyarakat Bontang ini merupakan penjumlahan dari masing-masing kantor pos yang berada di dalam Kota Bontang. Meliputi Kantor Pos Bontang di Jalan Mt Haryono, Kantor Pos Loktuan, Kantor Pos Badak LNG, dan Kantor Pos Rawa Indah (selengkapnya lihat grafis).

Manajer Proses dan Transportasi Kantor Pos Bontang Eko Aribowo menurutkan, pendapatan kotor atau total bea tersebut merupakan penjumlahan dari bea dasar yaitu ongkos kirim dengan bea lain meliputi biaya pengemasan. Angka tersebut didapatkan dari total paket kiriman baik barang maupun dokumen sebanyak  40.347 produksi kiriman.

“Kebanyakan kiriman berupa paket barang, salah satu yang terbanyak dari toko-toko online. Untuk pengiriman dari Bontang didominasi ke wilayah Jawa dan Sulawesi,” terang Eko saat ditemui di Kantor Pos Bontang, Kamis (5/1) kemarin.

Kantor Pos cabang Bontang sendiri bukan hanya menangani pengiriman wilayah Bontang, melainkan juga membawahi beberapa kantor pos di wilayah Kutai Timur (Kutim) dan Kutai Kartanegara (Kukar). Yaitu kantor pos di Marangkayu, Sangatta, Swargabara, Singagembara, Teluk Pandan, Bengalon, Muara Wahau, dan Kongbeng.

Secara keseluruhan, jumlah produksi kiriman dari seluruh kantor pos di bawah Kantor Bontang mencapai 72.741 kiriman. Dengan total  bea mencapai Rp 5.060.145.701,-. Meski pendapatannya naik, namun angka kirimannya mengalami penurunan bila dibandingkan tahun 2015. Di tahun 2015, dengan total sebanyak 81.801 paket kiriman, pendapatan yang masuk ke Kantor Bontang mencapai Rp 4.904.225.482,-.

“Jumlah kiriman memang menurun, sementara meningkatkan total bea dikarenakan sempat adanya kenaikan biaya kirim sebesar 50 persen. Walaupun kemudian turun lagi 30 persen,” tambah Eko.

1
2
BAGIKAN