Tuntaskan Banjir Jalan Muara Bengkal, Pemerintah Siapkan Rp 70 Miliar 

122
DISAMBUT:Tahun baru 2017 warga Sangatta Selatan langsung disambut banjir. (Dhedy/Radar Kutim)

SANGATTA – Banjir adalah masalah serius bagi sejumlah kecamatan di daerah pelosok Kutai Timur (Kutim). Seperti yang sering terjadi di daerah Muara Bengkal, Muara Ancalong, dan Long Mesangat. Bahkan akibat banjir musiman di kawasan itu, akses jalan di daerah tersebut menjadi terputus.

“Setiap tahunnya, kalau sudah musim hujan, pasti di daerah Muara Bengkal dan Muara Ancalong pasti banjir. Kalau sudah seperti itu, otomatis akses jalan yang berada di antara jembatan Muara Ancalong dengan Jembatan Ngayau pasti terendam banjir yang sangat tinggi,” kata anggota DPRD Kutim Anto Darmawan, Rabu (4/1) lalu.

Jika kondisinya sudah demikian, sambung wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 ini, jalan satu-satunya yang jadi akses masyarakat sebagai transportasi alternatif yakni perahu ketinting. Biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk itu tidaklah setidiki.

“Sekali penyeberangan, masyarakat harus mengeluarkan biaya antara Rp 50 sampai Rp 100 ribu, itu hanya untuk satu kali penyebarangan saja. Bahkan, gara-gara terputusnya akses di kedua jalan itu, harga satu buah LPG ukuran 1 kilogram, pernah melambung tinggi hingga Rp 65 ribu,” bebernya.

Tak hanya itu saja, bahkan saking besarnya banjir di daerah itu, satu unit mobil bisa-bisa hanyut jika melintasinya. Maka tak heran, jika masyarakat terpaksa harus menggunakan perahu ketinting untuk menyeberang antara kedua kecamatan.

Meski begitu, dirinya cukup bersyukur karena Pemerintah Kutim pada tahun ini telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan di daerah tersebut. Pembangunan jalan Muara Bengkal kurang lebih memiliki panjang 10 kilometer.

“Informasinya, pemerintah berencana akan membangun jalan itu dengan skema proyek multiyears, dengan pagu anggaran sebesar Rp 70 miliar. Kita berharap rencana ini dapat benar-benar direalisasikan oleh pemerintah, karena sudah sangat ditunggu oleh masyarakat,” katanya.

1
2
BAGIKAN