“Dana Talangan Butuh Proses Panjang”, FKPB Bantah Ada Unsur Politik 

322
Amiluddin (DOK/BONTANG POST)

BONTANG – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Bontang, Amiluddin mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa meskipun para kontraktor ‘menjerit’. Pasalnya, saat ini, tim sedang melakukan upaya pergeseran dan berharap minggu ini bisa selesai. Sehingga, minggu depan bisa diproses untuk mekanisme selanjutnya.

“Kami harap sudah tidak ada masalah dari segi hukum mengenai pergeseran yang dilakukan diawal ini, oleh karenanya kami libatkan Inspektorat Daerah serta TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah, Red.),” jelas Amiluddin ditemui di ruangannya, Rabu (4/1) kemarin.

Dikatakannya, soal pembayaran ke kontraktor, pemerintah tidak tinggal diam. Tetapi, ada mekanisme yang harus ditaati agar tak melanggar hukum. Termasuk soal pergeseran yang dilakukan sebelum APBD Perubahan tahun 2017. Pasalnya, anggaran yang akan dipakai untuk membayar kontraktor harus masuk dalam batang tubuh APBD 2017.

Untuk itu, Amiluddin meminta para kontraktor menyikapi kondisi seperti ini dengan bijak. Karena dirinya menegaskan lagi bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Tetapi terus berupaya mencari solusi agar para kontraktor bisa segera dibayar.

Pihaknya juga mengapresiasi sebagian kontraktor yang memberikan keleluasaan kepada pemerintah untuk bekerja. “Kontraktor lainnya kami harap bisa memaklumi dan memahami kondisi keuangan pemerintah, beri kesempatan kepada kami untuk menjalankan proses ini, karena jika ada gejolak dari kontraktor tentu akan memperhambat prosesnya,” tuturnya.

Terkait pajak yang dikhawatirkan oleh kontraktor. Amiluddin menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan petugas pajak. Secara lisan memang sudah disepakati, bahwa pajak 2016 ikut digeser ke 2017. Dengan kata lain, anggap saja di 2016 tak ada kegiatan.

Namun, pihaknya akan tetap memastikan hal itu ke KPP Pratama Bontang agar mendapat penjelasan secara resmi. “Baru secara lisan, kalau memang bisa, kami minta surat secara resminya,” ujarnya.