Warga Mengeluh, Harga Cabai Makin Pedas, Capai Rp 120 Ribu/Kg

307
ALAMI KENAIKAN: Harga cabai di momen Natal dan tahun baru ini kembali mengalami kenaikan.(DOK/BONTANG POST)

 

BONTANG – Harga cabai kecil di pasaran kian ‘mencekik.’ Bagaimana tidak, kini harga per kilogramnya mencapai Rp 120 ribu. Alhasil, sejumlah pedagang pun mengeluh lantaran penjualan mereka mengalami penurunan yang sangat drastis.

Aidil misalnya, pedagang sayuran di Pasar Telihan itu menuturkan, kenaikan harga cabai ini sudah terjadi sejak akhir tahun lalu. Hanya saja, kenaikannya secara pertahap. Puncaknya, di awal tahun kemarin, harga langsung melambung tinggi mencapai harga Rp 120 ribu per kilogramnya.

“Desember itu masih kisaran Rp 65-80 ribu perkilonya. Justru habis tahun ini malah naiknya drastis,” ujarnya saat di wawancarai Bontang Post  Rabu (4/1) kemarin.

Kata dia, efek dari melambungnya harga cabai ini penjualan mengalami penurunan yang sangat drastic, lantaran pembeli akan berfikir ulang jika ingin membeli dalam jumlah banyak. Kata dia, rata-rata pembeli kini hanya membeli satu ons saja seharga Rp 4 ribu.

“Stoknya sedikit, dari petani juga banyak yang rusak. Belum lagi susah jualnya,” ungkapnya.

Senada dengan Aidil, Berta, pedagang sayuran lainnya di Pasar Telihan juga mengungkapkan kenaikan ini,  terjadi sejak awal tahun. Kata dia, kenaikan ini terjadi lantaran stok cabai kecil yang sangat sedikit.

“Perkilonya saya jual Rp 100 ribu. Tapi yang naik hanya jenis cabai kecil saja. Kalau cabai keriting dan hijau tidak,” terangnya.

Terkait penjualan, Berta pun juga mengaku sangat mengalami penurunan pembeli. Paling banyak, pembeli hanya membeli satu ons saja dengan harga Rp 10-12 ribu.

“Semoga cepat turun. Cepat stabil lagi. Biar pembeli banyak lagi yang beli,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu pembeli di Pasar Telihan, Diana mengaku, sangat mengeluhkan atas kenaikan ini. Kata dia, kenaikan ini membuat dirinya harus mengurangi pembelian cabai agar dapat membeli kebutuhan pokok lainnya.

1
2
BAGIKAN