Jika Kecurangan Terbukti dan Sesuai Fakta, Pilkades Mungkin Diulang

102
Ilustrasi

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar meralat pernyataannya jika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tidak akan ditunda terlebih diulang. Buktinya, dia langsung memerintahkan kepada panitia kabupaten untuk mengumpulkan semua laporan dan menelusuri semua laporan yang diterima.

“Kita terus telusuri permasalahan Pilkades ini. Kita tetap selidiki dan gali. Ini perintah langsung dari bupati,” ujar kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kutim, Muchmad Erlyan Noor.

Jika mengacu pada perintah tersebut, maka jelas Pilkades yang bermasalah memungkinkan untuk ditunda pelantikannya atau diulang pemilihannya. Tetapi dengan syarat, jika permasalahan tersebut benar-benar fatal dan terbukti kebenarannya. Tetapi jika masih bisa diatasi dan diselesaikan sesuai dengan aturan yang ada, maka tentunya calon yang keberatan menerima semua hasil Pilkades tersebut.

“Memang bupati pernah bilang tidak ada Pilkades ulang. Tetapi beliau cukup bijak dan memerintahkan kita untuk menelusuri semua laporan.  Hal ini dilakukan karena jangan sampai salah keputusan. Jadi tidak mutlak untuk tidak diulang,” katanya.

Bahkan, Bupati memerintahkan permasalahan ini secepatnya untuk diplenokan. Dengan harapan, semua permasalahan yang ada bisa dituntaskan dalam waktu dekat. Sehingga, pelantikan dapat segera dilaksanakan tanpa sengketa sedikitpun.

“Jadi diminta diplenokan juga,” katanya.

Dirinya optimistis, semua permasalahan Pilkades dapat diselesaikan sebelum akhir Januari 2017 ini. Sebab, panitia sudah bekerja keras untuk menelusuri semua permasalahan yang diadukan. Laporan yang terbilang tidak masuk dalam permasalahan utama, pihaknya langsung memberikan jawaban dan masukan dengan jelas dan terang.

“Dari penjelasan kami, sebagian sudah ada yang legowo. Hanya sebagian saja yang masih menuntut. Mudahan saja, semuanya dapat selesai dan berjalan normal kembali,” harapnya.(dy)

BAGIKAN