Pasar Telihan Kini Punya Tempat Penitipan Anak 

110
FASILITAS LENGKAP: Usai meresmikan, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni didampingi  Ketua Tim BUMN Wilayah Kaltim Meizar Effendi, langsung meninjau ruangan Tempat Penitipan Anak (TPA), yang berada di Lantai dua Pasar Taman Telihan, Jumat (30/12) lalu.( NURDIANSYAH/BONTANG POST)

BONTANG – Para orang tua yang mengajak anaknya berbelanja di Pasar Taman Telihan, mulai saat ini tak perlu capek menggendong ataupun membawa anaknya berbelanja. Pasalnya, di lantai dua salah satu pasar tradisional di Kota Taman ini, telah dilengkapi ruangan Tempat Penitipan Anak (TPA), yang baru saja diresmikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Jumat (30/12) lalu.

Tempat penitipan tersebut merupakan bantuan dari BUMN yang bersinergi dengan PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), dan PT Hutama Karya (Persero), dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia (RI) ke-71, dikenal dengan program “BUMN Hadir untuk Negeri”.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Bontang, Haedar menjelaskan, program kerja ini hadir lewat instruksi Menteri BUMN, Rini Soemarno yang sedang berjalan-jalan ke pasar, baik itu tradisional, modern, maupun pasar rakyat di desa. Kemudian melihat  betapa pentingnya tempat penitipan anak, untuk para orang tua yang sedang berbelanja. Dari situ, akhirnya lewat program BUMN Hadir untuk Negeri yang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar, Bontang menjadi kota yang beruntung di Kalimantan Timur (Kaltim) karena terpilih menjadi kota yang memiliki TPA di pasar.

“Pengunjung nanti tidak perlu risau lagi karena di sini (Pasar Telihan, Red) para orang tua bisa menitipkan anaknya, seperti TPA yang ada di mall-mall besar yang banyak dipenuhi mainan,” ujarnya saat ditemui usai peresmian TPA, Jumat (30/12) kemarin.

Haedar menambahkan, akan ada petugas yang menjaga anak-anak tersebut. Namun, untuk TPA ini ia  masih menempatkan seorang petugas saja, sebab untuk menambahnya ia masih ingin mengkajinya setelah kegiatan TPA ini berjalan. Kendati demikian, tetap akan ada petugas lain yang membantu dan memonitor, yang juga rutin sehari-hari bekerja di pasar tersebut.

1
2
BAGIKAN