Rawan Kriminalitas, Pemkab Kutim Programkan Ulang Penerangan Soetta 

70
HILANG DAN RUSAK: Kondisi sebagian besar lampu penerangan di Jalan Soetta yang hilang dan rusak akibat dicuri.(Foto: Fahrul Razi/Radar Kutim)

 

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan memprogramkan ulang pemasangan fasilitas penerangan Jalan Soekarno Hatta (Soetta). Menyusul tingginya tingkat kerawanan aksi kejahatan di kawasan tersebut akibat minimnya penerangan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Irawansyah mengatakan, pemerintah akan coba mengusulkan pembangunan penerangan Soetta paling cepat akhir 2017, atau selambat-lambatnya awal 2018. Mengingat kondisi keuangan daerah yang tengah defisit membuat, fokus utama masih pada pemenuhan kebutuhan operasional dan pembayaran sisa utang.

“Kita akan tetap mengupayakan, apabila kemampuan anggaran kita ada,” kata Irawansyah.

Menurut dia, sejak jalan tersebut difungsikan, pemerintah sebenarnya sudah mengupayakan menyiapkan penerangan dengan menggunakan lampu tenaga surya. Hanya saja, penerangan yang terpasang justru menjadi sasaran aksi kejahatan oknum masyarakat. Sehingga, dibeberapa titik banyak hilang.

“Mungkin kurang senang ada penerangan disana (Jalan Soetta, Red.), terutama yang ingin berbuat jahat,” sebutnya.

Kondisi kemampuan daya listrik PLN yang masih kurang, lanjut Irawansyah juga menjadi masalah lain yang dihadapi pemerintah. Sebab, pembangunan lampu penerangan jalan jadi sulit dilakukan. Opsi satu-satunya hanya dengan menggunakan lampu penerangan jalan dengan tenaga surya.

“Yah serba salah. Masalah kita itu cuma karena keterbatasan daya listrik. Makanya, kita harap tambahan daya listrik PLN itu bisa segera masuk,” harap Irawansyah.

Sementara terkait rencana keinginan Polres Kutim membangun posko pengamanan di sekitar kawasan Soetta, juga mendapat dukungan dari mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutim itu. Bahkan, menurutnya, pemerintah siap mengakomodir pembangunan posko tersebut dalam rencana pembangunan di 2017.

“Asal diusulkan, karena itu sangat penting akan kita upayakan di 2017. Mudah-mudahan sudah masuk diusulan Dinas PU. Jadi bisa kita prioritaskan. Karena keamanan masyarakat itu penting,” tutupnya. (aj)

Komentar